
Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id) – Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas dalam.kamar rumahnya di daerah Pemangku Sidomulyo, Pekon Suka Negara, Kecamatan Ngabur, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (9/10/2024) lalu.
Korban yang diketahui berinisial ES (26), ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu, diduga menjadi korban pembunuhan dan hal itu diketahui pada tubuh korban terdapat luka bekas kekerasan.
Peristiwa tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian Polres setempat atas penemuan mayat seorang ibu rumah tangga tersebut.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra SIK, MH saat dimintai keterangan adanya penemuan mayat seorang ibu rumah tangga tersebut, dirinya membenarkan kejadian itu dan kini anggotanya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti.
“Ada pun Identitas Korban diketahui berinisial ES, berusia 26 tahun yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang beralamat di Pemangku Sidomulyo, Pekon Suka Negara, Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat,”katanya.
Dia menjelaskan dari hasil keterangan saksi korban pertama kali ditemukan oleh suaminya yaitu berinisial AS dan Suami korban sendiri diketahui baru pulang dari Bengkulu usai mengantarkan sawit tiba di rumahnya, Selasa (8/10/2024), sekitar pukul 13.00 WIB.
“Suami korban yang diketahui baru tiba di rumahnya dikejutkan dengan ditemukannya istrinya sudah tidak bernyawa di dalam kamar,”terangnya.
Kondisi tubuh korban pada waktu ditemukan dengan kondisi cukup mengenaskan karena terdapat bekas kekerasan pada tubuh dan bercak darah di sekitar lokasi penemuan mayat korban tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan oleh Dr. Koko Saputra di Puskesmas Ngambur , diketahui terdapat bekas kekerasan pada tubuh korban yang mengindikasikan adanya tindakan kekerasan sebelum korban meninggal.
“Hingga saat ini aparat kepolisian masih menyelidiki motif dan pelaku di balik kejadian tragis tersebut dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan baik pihak keluarga dan tetangga korban guna mengungkap siapa yang terakhir kali berinteraksi dengan korban,”terang dia kembali.
Sementara itu, jenazah ES sendiri saat ini telah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Bandar Lampung, untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
Sementara itu, polisi juga sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengumpulkan bukti forensik yang dapat membantu mengungkap kejadian ini.
Kapolres Pesisir Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi lebih jauh sebelum ada keterangan resmi. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk segera menemukan pelaku dan motif di balik tindakan keji ini,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di rumah sakit Bhayangkara Bandar Lampung untuk dilakukan proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut. GA/Riswan
Editor: Satriaji








