
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Polres Lampung Utara bersama TNI, Brimob dan Pemkab melaksanakan upacara apel siaga bencana di Halaman Mapolres setempat, Selasa (10/12/2024).
Upacara apel siagaan bencana dipimpin Pj. Bupati Lampung Utara Aswarodi yang dihadiri Ketua DPRD M. Yusrizal, Dandim 0412 Letkol Inf. Hary Eko Prabowo, Kajari Hendra Syarbaini, Kapolres diwakili oleh Waka Polres Kompol Yohanis. Sedangkan personel yang terlibat terdiri dari TNI- Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, SAR dan Senkom Lampung Utara.
Dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati Lampung Utara Aswarodi, mengatakan upacara apel siaga bencana untuk memastikan kesiap siagaan seluruh elemen dalam rangka menghadapi situasi bencana yang akan terjadi di daerah kita.
“Tentunya kita tidak berharap akan terjadi bencana walaupun saat ini cuaca di daerah kita ini sedang musim penghujan,” katanya.
Dia menjelaskan potensi bencana yang mungkin bakal terjadi curah hujan tinggi ini adalah banjir dan longsor. Tetapi kita perlu mengantisipasi karenanya itu kita hari ini apel siaga bencana kita mengecek kesiapan personel lalu juga kita ingin memastikan logistik dan sarana dan prasarana dalam rangka mendukung apabila nanti terjadi bencana.
“Namun yang lebih penting dalam apel siaga bencana ini , kita lebih mengedepankan apa yang aspek aspek pencegahan,” terangnya.
Melalui forum ini, lanjutnya, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat, di musim penghujan ini kita harus menyiapkan jalannya air artinya apa, gorong gorong kita pastikan tidak ada sampah yang menyumbat saluran airnya.
Air ini kalo kita berikan jalan dia akan mengalir ke tempat yang semestinya sungai dan sebagainya, tapi kalau tidak kita beri jalan dia akan mencari jalannya sendiri,” terang dia kembali.
Ditempat terpisah Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, menjelaskan untuk menghadapi bencana secara terpadu maka diperlukan komitmen dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergi yang kokoh dan terpadu bersama instansi terkait dalam menghadapi bencana.
“Tujuan Apel ini adalah untuk memastikan bahwa TNI-Polri, Pemda dan semua instansi terkait serta seluruh elemen masyarakat benar-benar siap baik dari segi kekuatan personil, kemampuan maupun kelengkapan sarana prasarana,” kata Deddy. (GA/HAR).








