
Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur kembali erupsi dengan kolom abu mencapai ketinggian hingga 18.000 meter di daerah itu, Senin (7/7/2025).
Di tengah situasi darurat ini, tim medis Biddokkes Polda NTT tetap melaksanakan tugas kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Tim yang dipimpin oleh Ipda Pius Pala bersama sejumlah personel medis sedang memberikan layanan kesehatan di Desa Boru saat letusan terjadi. Karena kondisi memburuk akibat hujan abu dan risiko keselamatan, tim dievakuasi menuju Larantuka.
Sementara itu, tim medis lain yang bertugas di Posko Konga tetap siaga dan melanjutkan pelayanan kepada masyarakat. Situasi di posko tersebut dinyatakan masih aman meski terdampak ringan oleh abu vulkanik.
“Tim di Boru harus dievakuasi karena kondisi sangat berat, tetapi tim di Posko Konga tetap melayani masyarakat dengan penuh dedikasi,” ujar Kabid Dokkes Polda NTT AKBP Dr. Hery Purwanto, Senin (7/7/2025).
Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, mengapresiasi kinerja tim medis di lapangan.
“Kehadiran Polri dalam situasi darurat adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Saya perintahkan seluruh jajaran untuk tetap siaga dan membantu warga semaksimal mungkin,” terang Kapolda melalui Kabidhumas Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Selain memberikan layanan kesehatan, tim Biddokkes juga turut membagikan masker dan membantu evakuasi warga dari wilayah terdampak. Polda NTT terus berkoordinasi dengan BPBD, Pos Pengamatan Gunung api Lewotobi, dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana ini. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








