
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian strategis di Polres Tanggamus, Rabu (23/7/2025).
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengusung dua topik utama yakni “Strategi Pemberdayaan SDM Polri Guna Mendukung Penerapan Sistem Elektronik Manajemen Penyidikan (e-MP)” dan “Peran Polri dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan 2025.”
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Aula Paramasatwika Mapolres Tanggamus itu, dipimpin langsung oleh Ketua Tim Puslitbang Polri, Kombes Pol. Andreas Widihandoko, SIK, MSi, didampingi tim peneliti Puslitbang Kombes Pol. Indra Krismayadi, SIK, MSi, serta perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain membahas sistem penyidikan elektronik, kegiatan ini juga menggali peran aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Hal ini selaras dengan program prioritas pemerintah yang mendorong sinergi lintas sektor dalam memperkuat sistem pangan di tengah tantangan global.
Dalam sesi diskusi, para peserta menyampaikan berbagai masukan, mulai dari kebutuhan pelatihan lanjutan operator e-MP, hingga penguatan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi wilayah sentra produksi pertanian.
Dengan pendekatan metode campuran (mixed method), hasil penelitian ini diharapkan melahirkan rekomendasi strategis guna memperkuat sistem penyidikan modern dan kontribusi Polri terhadap pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri, khususnya di wilayah Tanggamus, dalam menghadirkan layanan penegakan hukum yang transparan, responsif, dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara luas.
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penelitian yang dinilai sangat relevan dalam mendukung profesionalisme penyidikan berbasis teknologi.
“Teknologi e-MP merupakan terobosan Polri dalam mempermudah proses penyidikan melalui digitalisasi administrasi. Kami harap para peserta memberikan data yang sebenar-benarnya demi mendukung akurasi hasil kajian,” ujar Rahmad Sujatmiko.
Sementara itu, Kombes Pol Andreas Widihandoko dalam pemaparannya menjelaskan bahwa sistem e-MP merupakan inovasi berbasis web yang memungkinkan pengelolaan penyidikan secara elektronik. Sistem ini juga mendukung agenda nasional Single Prosecution System sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.
“Penelitian ini kami lakukan untuk mengukur kesiapan implementasi sistem, mulai dari kesiapan SDM, kendala teknis, hingga infrastruktur. Metode yang digunakan mencakup FGD, penyebaran kuesioner, dan wawancara langsung dengan operator maupun pejabat terkait,” jelasnya.
Hal senada dikatakan Kombes Pol. Indra Krismayadi, menjelaskan bahwa penelitian ini muncul dari sejumlah persoalan yang dihadapi di lapangan dan menjadi bahan penting dalam pengambilan keputusan di tingkat Mabes Polri.
“Hasil penelitian ini akan menjadi rujukan strategis Bapak Kapolri, khususnya dalam merumuskan arah kebijakan SDM dan transformasi digital Polri,” tegasnya.
Usai kegiatan tim Puslitbang juga melaksanakan peninjauan langsung lokasi penanaman jagung program ketahanan pangan Polres Tanggamus di Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan Polres yakni Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko SIK, MH didampingi Waka Polres Kompol Gigih Andri Putranto, SH, SIK, MH dan Waka Polres Lampung Barat Kompol Samsuri, SH, MH, serta Waka Polres Pesisir Barat Kompol Slamet Raharjo, SH, MH, berikut jajaran penyidik dari Satreskrim maupun Sat Resnarkoba.(GA/SW).
Editor: Satriaji








