
Bima (Globalasia 48 co.id) – Seorang oknum ASN Pemerintahan Kota (Pemkot), Bima, Nusa Tengara Barat (NTB), tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dengan cara menikam tubuhnya berkali-kali mengunakan senjata tajam hingga tewas di dalam kamar kosan daerah itu, Senin (13/10/2025), siang.
Kejadian itu, kini tengah ditangani aparat Polres Bima Kota dan dugaan sementara aksi sadis yang dilakukan tersangka karena lataran cemburu .
Tersangka yakni berinsial FK (41), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut.
Menurut Kasi Humas Polres Bima Kota Ipda Baig Fitria Ningsih, Senin (13/10/2025), membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku yaitu berinsial FK (41), seorang oknum ASN karena diduga melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri yaitu SR, (39), dengan cara menikam mengunakan senjata tajam hingga mengalami sejumlah luka tusuk ditubuhnya.
“Saat ini tersangka telah diamankan setelah menyerahkan diri ke Polres usai membunuh istrinya sendiri,”ujarnya.
Kasi Humas menjelaskan kasus pembuhuhan terjadi di dalam kamar kos Kelurahan Raba Dompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima, Senin (13/10/2025), sekitar pukul 12.00 Wita.
Awalnya keduanya cekcok hingga berlanjut FK melakukan tindakan kekerasan terhadap SR.
“Tersangka FK membunuh istrinya dengan cara menusuk tangan kirinya ke bagian mata sebelah kiri korban sebanyak 5 kali. Lalu menikam menggunakan sajam beberapa kali hingga istrinya meninggal di tempat,” katanya.
Setelah kejadian itu, tersangka langsung menyerahkan diri ke Mapolres Bima Kota. Petugas gabungan dari Satreskrim, Tim Inafis Samapta Polres Bima Kota, dan Polsek Rasana Timur langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).
“Sedangkan korban SR langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD Bima,” terangnya.
Sedangkan untuk tersangka sendiri, lanjutnya, saat ini sudah ditahan di Mapolres Bima Kota untuk diproses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, dari hasil interogasi awal, motif FK membunuh SR yang merupakan istrinya karena lataran diduga cemburu.
“Motif sementara diketahui tersangka FK cemburu karena istrinya sering telepon sama yang lain (orang lain),” terang dia kembali. (GA/Red)








