
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Sepasang suami istri ditemukan warga tewas mengenaskan di dalam rumahnya daerah Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (13/12/2025), sekitar pukul 23.30 Wib.
Peristiwa itu, kini masih tengah ditangani aparat kepolisian setempat dan kedua sepasang suami istri tersebut diduga kuat menjadi korban aksi pembunuhan.
Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres AKBP Rahmad Sujadmiko, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) yang terjadi di kediaman rumahnya Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.
“Kedua korban diduga menjadi korban aksi pembunuhan dan kini kasusnya tengah dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan korban diketahui bernama Rohimi Bin Slamet (54), seorang wiraswasta, dan Suyanti (50), ibu rumah tangga, keduanya warga Pekon Way Pring.
Guna mengungkap kejadian itu, pihaknya telah menerjunkan ke lokasi guna melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab dan pelaku kejadian tersebut.
Selain itu, pihaknya juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi baik keluarga korban dan warga setempat.
Dari keterangan sejumlah saksi-saksi, kejadian diketahui bermula saat sejumlah warga tengah berada di sekitar rumah korban dengan jarak 1 rumah.
Pada waktu itu, warga sempat mendengar adanya suara mengerang seperti orang menggigil yang berasal dari dalam rumah. Saat dilakukan pengecekan, lampu rumah korban dalam kondisi mati dan suara tersebut sempat berhenti.
Tidak lama kemudian suara kembali terdengar, sehingga warga menghubungi anak korban, Ade Riski, yang saat itu berada di luar rumah.
Setibanya di lokasi, Ade Riski bersama warga mengecek rumah orang tuanya dan mendapati kedua korban sudah tergeletak bersimbah darah di ruang tengah menuju dapur.
Kedua jenazah korban tersebut selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.
“Hingga saat ini, Polres Tanggamus masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (GA/SW)
Editor: Satriaji








