
Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyerukan revitalisasi Forum Regional ASEAN (ARF) agar tetap menjadi wahana yang relevan dalam upaya bersama menjaga perdamaian dan keamanan kawasan dan dunia.
Dalam Pertemuan ke-33 ARF di sela-sela Pertemuan Menlu ASEAN (AMM) ke-59 di Manila, Filipina, Kamis (23/7/2026), dia menilai ARF telah menjadi contoh bagi proses “confidence building” di kawasan.
“Revitalisasi tidak berarti mengubah fungsi dasar ARF, tetapi bermakna memberikan ARF ‘peralatan yang disempurnakan’ dengan tetap menjadikan Sentralitas ASEAN sebagai panduan utama,” kata Sugiono, menurut naskah pidatonya yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, di Jakarta, Jum’at (24/7/2026).
Setelah berhasil membina “confidence building” selama tiga dasawarsa terakhir, kata Menlu RI, ARF saat ini harus terus berkembang hingga dapat berperan dengan pendekatan“diplomasi preventif” untuk mencegah konflik.
Ia mengatakan ancaman yang dihadapi ARF hari ini, berkembang jauh sejak pertemuan perdananya pada Juli 1994, karena tantangan dunia saat ini meliputi ancaman siber, ancaman pangan dan energi, hingga ketegangan maritim.
Dengan demikian, ARF harus tetap menjadi wahana dialog yang relevan bagi pemain-pemain kunci di kawasan. ARF yang semakin matang akan menjamin semakin besar perannya dalam menjaga kestabilan, perdamaian, dan keamanan kawasan, begitu pula perdamaian dunia, katanya.
Sugiono juga mengingatkan agar Traktat Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC) senantiasa dijadikan acuan kerja sama di tingkat ARF dengan memastikan organisasi yang berorientasi kerja nyata.
“Mari kita bangun revitalisasi ARF yang modern, ulet, inklusif, dan berpancang pada Sentralitas ASEAN,” ujarnya.
Sementara terkait keanggotaan ARF, Sugiono menyebut pengkajian ulang terhadap moratorium keanggotaan harus berjalan seiring dengan proses revitalisasi yang berjalan.
Indonesia pun menyambut keputusan para menlu se-ASEAN baru-baru ini yang setuju menerima Inggris sebagai partisipan ke-28 ARF.
Forum Regional ASEAN atau ARF adalah forum konsultasi dan dialog politik dan keamanan di tingkat Asia Pasifik. Didirikan pada 1994, ARF memiliki 28 anggota yang mencakup seluruh negara anggota ASEAN serta Amerika Serikat, India, Australia, sejumlah negara lain serta Uni Eropa. (GA/Red)








