Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Sebuah mobil Fuso nopol BE-9124-AQ mengakut tebu tertabrak kereta api (KA) Stabus penumpang saat melintas di perlintasan KA KM 81 Dusun Umbul Beduk, Desa Blambangan Pagar, Abung Selatan, Lampung Utara, Selasa (18/7/2023), sekitar pukul 16.00.
Akibat kejadian itu, mobil truk Fuso muatan tebu terseret sejauh 100 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, seorang sopir mobil truk Fuso yang mengalami luka dilarikan ke RSU H. Usup Kalibalangan. Untuk kondisi mobil mengalami rusak parah ringsek hingga body mesin terlepas dan kondisi KA bagian depan masinis roda KA anjlok hingga tidak melaju.
Menurut Kapolsek Abung Selatan AKP Haryono ketika dimintai keterangan membenarkan adanya kejadian itu dan pihaknya dibantu warga telah mengevakuasi korban yakni sopir mobil truk Fuso yaitu Erik (28), warga Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, dilarikan ke RSU H. Usup Desa Kalibalangan.
“Sementara untuk para penumpang KA di evakuasi dibawa ke Stasiun KA Desa Blambangan Pagar,”ujarnya.
Kapolsek menjelaskan beruntung kejadian itu, tidak menimbulkan adanya korban jiwa, namun hanya satu orang korban mengalami luka-luka yaitu seorang sopir mobil truk Fuso yang hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Hingga saat ini baik kendaraan mobil dan KA penumpang Stabus masih berada di lokasi menunggu alat berat dari Palembang untuk menarik KA yang anjlok tersebut,”katanya.
Dari keterangan saksi-saksi baik korban diketahui awalnya mobil truk fuso yang di kemudikan Erik (korban), tengah mengakut tebu milik PT BDGB B/Godam sedang melintas diperlintasan KA.
Namun saat yang bersamaan datang KA penumpang Stabus datang dari Arah Bandar Lampung hingga tertabrak dan terseret sejauh 100 meter menyebabkan sopir terluka serta kondisi mobil Fuso rusak parah dan bagian kepala KA masinis roda kA anjlok tidak dapat melaju. Tim GA
Editor: Shanti










