Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id) – Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Barat , Septi Istiqlal, membuka kegiatan Pembinaan TP-PKK Kecamatan dan Pekon se-Kecamatan Lemong, dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di gelar di Kecamatan Lemong setempat, Kamis (2/11/2023).
Menurut Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal, mengatakan stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh buruknya aspek gizi anak dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan kondisi gagal tumbuh pada anak yang mengakibatkan tinggi dan panjang badan anak yang tidak sesuai dengan umur.
“Dampaknya anak terlihat jauh lebih pendek dari pada teman-teman seusianya,” ujarnya.
Ia menjelaskan komitmen pemerintah saat ini, adalah menempatkan stunting sebagai suatu permasalahan besar yang harus segera diselesaikan.
“Hal itu dikarenakan stunting merupakan suatu permasalahan yang menimbulkan efek jangka pendek serta jangka panjang, seperti menghambat pertumbuhan syaraf, kognitif, motorik, bahasa, resiko obesitas, gangguan psikis, reproduksi, dan produktivitas,”katanya.
Untuk mengenai permasalahan stunting adalah merupakan prioritas nasional yang harus diselesaikan dan hal itu sesuai program Presiden Joko Widodo, guna menargetkan angka prevalensi turun menjadi 14 persen pada Tahun 2024 mendatang. Hal itu, telah diatur dibawah standar WHO (20 persen) dan Tahun 2030 Indonesia bebas stunting.
“Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) Tahun 2021 angka stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen atau sekitar 5,33 juta balita,” ujar dia kembali.
“Ketua TP-PKK juga mengajak semua pihak melakukan gerakan untuk menyelesaikan permasalahan stunting. Gerakan tersebut bisa dilakukan dengan diawali belajar untuk mengetahui penyebab dan cara pencegahan dan penanganannya,”pintanya.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, kita mampu menjadikan kader-kader di tingkat kecamatan dan pekon dapat semakin terasah untuk dapat mengedukasi masyarakat di pekon masing-masing tentang permasalahan, pencegahan serta percepatan dan penurunan stunting, dengan adanya kerjasama dari berbagai lintas sektor diharapkan permasalahan stunting ini akan segera terselesaikan, sehingga tercipta generasi Indonesia yang sehat, unggul dan kompetitif.
Sementara itu, kegiatan tersebut diwarnai dengan penyerahan operasional Kelompok Kerja (Pokja) kecamatan dan Pekon Lemong, dan honor kader posyandu Pekon Penengahan, penyerahan IVA KIT serta Doppler Digital Puskesmas Lemong, penyerahan bantuan benih Budi Daya Ikan Dalam Ember (Budidamber).
Selain itu, penyerahan bantuan kotak sampah, penyerahan BKB KIT terhadap Kader BKB Pekon Tanjung Jati, pembagian kaos literasi dan bantuan alat sekolah, dan perekaman KTP, KK, dan KIA. Selain itu penyerahan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas dan lansia, penyerahan hibah TP-PKK Kecamatan Lemong, penyerahan bantuan pestisida dan disinfektan kepada KWT Maju Jaya, dan penyerahan banner program percepatan penurunan stunting. GA/Riswan










