Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza utara, Palestina, beroperasi dalam gelap selama berjam-jam sejak Jum’at (10/11/2023) pagi lalu, akibat kehabisan bahan bakar.
“Kamis malam itu kami mendengar dari ketua servis Rumah Sakit Indonesia bahwa Jumat mereka akan mengatur aliran listrik di RS Indonesia,” kata Relawan MER-C di Gaza Fikri Rofiul Haq, melalui keterangan dalam akun media resmi lembaga kemanusiaan itu di X, @mercindonesia, Sabtu (11/11/2023).
Ia juga mengatakan aliran listrik di rumah sakit itu akan dinyalakan untuk beberapa ruangan saja demi menghemat bahan bakar.
Beberapa ruangan yang dialiri listrik tersebut antara lain ruang operasi, ruang perawatan intensif, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pompa air.
Pengurangan pemakaian listrik, lanjut Fikri, telah dimulai sejak Jumat pagi lalu. Namun, pemadaman lampu dilakukan mulai sore sampai malam hari.
Pada Jum’at malam itu, hanya ruangan-ruangan tertentu yang diusahakan tetap menyala.
Saat ini RS Indonesia, mencoba menyalakan aliran listrik dengan menggunakan minyak goreng, berita dikutip dari Antara.
“Namun, percobaan ini tidak untuk dua generator besar yang dimiliki RS Indonesia, tapi pada generator kecil yang beberapa waktu lalu dibawa ke rumah sakit Indonesia,”terang Fikri. GA/Antara










