Istanbul (Globalasia 48 co.id) – Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, menyerukan pembukaan tanpa syarat pintu perbatasan Rafah, yang membatasi Mesir dan Gaza Selatan, demi kepentingan penduduk di Jalur Gaza, Rabu (6/12/2023).
“Sangat diharapkan otoritas tertinggi di Mesir akan membuka pintu perbatasan Rafah tanpa syarat untuk mengirimkan obat-obatan, makanan, dan bahan bakar ke seluruh Jalur Gaza,” kata Amir-Abdollahian pada media sosial X.
“Saat ini, mata perempuan dan anak-anak Gaza tertuju pada gerbang Rafah, dan mereka kekurangan air, obat-obatan, atau makanan, dan mereka sedang menunggu keputusan pasti Mesir dalam hal ini,” katanya.
Ia menjelaskan sedikitnya 16.248 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 43.616 lainnya luka-luka dalam serangan udara dan darat tiada henti yang dilancarkan Israel di wilayah kantong tersebut sejak 7 Oktober 2023 lalu.
Sementara itu, korban jiwa serangan Hamas di Israel mencapai 1.200 orang. GA/Antara
Sumber: Anadolu










