
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Sebagai upaya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam pelaksana arus mudik lebaran Tahun 2024, Polres Tanggamus menggelar rapat koordinasi (Rakor) eksternal dengan instansi terkait di Aula Paramasatwika Mapolres setempat, Senin, ( 1 /4/2024).
Rapat dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, SH, SiK, MSi bersama Pj Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Kadis Kominfo Suhartono dan Kasdim 0424 Mayor Mayor Inf Sholikul Ma’ruf mewakili Dandim 0424 Tanggamus.
Rakor ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi, berkoordinasi, berkolaborasi dan bersinergi untuk persiapan Operasi Ketupat Krakatau 2004 yang akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 16 April mendatang dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Kapolres AKBP Rinaldo Aser dalam sambutanya dirinya menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada saat mudik terutama di jalur lintas barat, risiko kecelakaan lalu lintas serta kemacetan di objek- objek wisata yang ada di wilayah Tanggamus.
“Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pengamanan yang selama musim mudik tahun 2024,” kata Rinaldo Aser.
Dia juga mengingatkan akan potensi peningkatan kejahatan jalanan selama periode mudik, serta pentingnya memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik maupun masyarakat di Kabupaten Tanggamus.
“Dalam Operasi Ketupat Krakatau 2024 Polres Tanggamus akan mendirikan 1 pos pelayanan dan 2 pos pengamanan yakni di rest area gisting, simpang terbaya dan di simpang sedayu,” terangnya.
Hal senada dikatakan Kadis Kominfo Tanggamus, Suhartono, menyampaikan data terkait lonjakan penumpang di berbagai roda transportasi, terutama angkutan bus.
“Lonjakan mudik lebaran Tahun ini, diprediksi akan lebih signifikan tahun ini, mengingat libur yang lebih panjang. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka telah dipersiapkan langkah-langkah termasuk peningkatan pelayanan di rest area dan penyediaan layanan kesehatan bagi pemudik yang memerlukan,” kata Suhartono.
Terkait dengan risiko bencana alam, seperti longsor dan banjir, yang sering mengancam wilayah Tanggamus, para peserta rapat sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan kewaspadaan.
“Dalam upaya ini, Pemkab Tanggamus BPBD dan pemadam kebakaran juga turut serta dalam rapat untuk menyusun strategi tanggap darurat,” katanya.
Rapat koordinasi ini juga menyoroti upaya pemantauan dan peningkatan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan dan penerangan di wilayah yang rawan.
Meskipun beberapa wilayah masih memerlukan perbaikan lebih lanjut, pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama musim mudik.
“Dengan sinergi dan kerjasama lintas sektor, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan penuh makna, sesuai dengan slogan “Mudik Ceria, Penuh Makna” yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,”harapnya. GA/Suwarno








