
Lampung Selatan (Globalasia 48 co.id) – Waka Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bersama Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan Gubenur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan penanaman jagung menuju swasembada pangan di Lampung Selatan, Selasa (2/12/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional peningkatan produksi jagung, komoditas yang menjadi penopang utama industri pangan dan pakan ternak.
Pemerintah menargetkan percepatan tanam di sejumlah daerah strategis, termasuk di Lampung Selatan yang memiliki potensi besar sebagai sentra produksi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program ini adalah merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Lampung memiliki potensi luar biasa. Penanaman jagung ini harus menjadi gerakan bersama agar Indonesia bisa mencapai swasembada pangan,” ujar Zulkifli Hasan.
Setibanya di lahan yang telah disiapkan, Menko Pangan bersama Waka Polri dan Kapolda Lampung langsung melakukan penanaman bibit menggunakan alat tanam mekanis.
Penanaman dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian tanam jagung skala luas di wilayah tersebut.

Hal senada dikatakan Waka Polri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh setiap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Polri siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah, termasuk menjaga stabilitas keamanan agar proses produksi dan distribusi pangan berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, menurut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan kondisi harga jagung saat ini sangat menguntungkan bagi petani.
“Harga jagung sekarang sedang bagus. Petani bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 5 juta per bulan jika dikelola dengan baik,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa serapan hasil panen jagung di Lampung sangat terjamin karena sebagian besar langsung digunakan untuk kebutuhan pakan ayam oleh industri peternakan.
“Serapan jagung di wilayah Lampung kuat karena industri pakan ayam kita terus membutuhkan pasokan besar. Jadi petani tidak perlu khawatir hasil panennya tidak terserap,” tambahnya.
Pemerintah berharap penanaman jagung di Lampung Selatan dapat menjadi model percepatan tanam bagi daerah lain dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








