
Sebatik (Globalasia 48 co.id) – Satuan Brimob Polda Kaltara melalui Kompi 2 Batalyon B Pelopor membangun jembatan yang berlokasi di Di Kampung Loudres , Desa Sungai Limau RT. 14 kecamatan Sebatik Tengah.
Pembangunan jembatan tersebut, dilakukan akibat rusak dan roboh akibat hantaman deras nya arus air sungai, Kamis (6/11/2025) lalu.
Sedangkan jembatan itu adalah merupakan satu-satunya akses utama menuju Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tapal Batas, yang setiap hari digunakan oleh para murid, guru dan masyarakat sekitar untuk beraktivitas.
Sedangkan pembangunan jembatan tersebut sudah di mulai pada 2 Desember 2025, di awali dengan pembuatan jembatan darurat dan pembersihan puing puing jembatan yang ambruk serta pemancangan tiang.
Pada Hari Jumat, tanggal 5 Desember 2025, pembangunan jembatan yang dibangun Satuan Brimob Polda Kaltara ditinjau langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy SIK, bersama Komandan Satuan Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu SIk, MH dan didampingi beberapa PJU Polda Kaltara.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat, Tim perbaikan jembatan Kompi 2 Batalyon B Pelopor secara sigap dan penuh semangat bersama masyarakat sekitar melaksanakan pembangunan kembali jembatan tersebut dengan semangat gotong royong.
Kapolda Kaltara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas dedikasi dan kepedulian Satuan Brimob yang telah menunjukkan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri, khususnya Satuan Brimob, harus selalu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terlebih di wilayah perbatasan seperti Pulau Sebatik.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltara, Kombes Pol Sarly Sollu, SIK, MH, menjelaskan pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Brimob dalam mendukung kemajuan anak anak sekolah dan masyarakat serta menjamin keselamatan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah perbatasan.
“Jembatan ini sangat vital karena satu-satunya akses menuju Madrasah MI Tapal Batas. Kami berharap pembangunan ini dapat segera rampung sehingga aktivitas belajar mengajar kembali berjalan lancar,” ungkapnya. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








