
Lampung Timur (Globalasia 48 co.id) – Tim Gabungan Basarnas bersama TNI AL dan Sat Pol Air Polda Lampung akhirnya menemukan jasad seorang nelayan yang tengelam di wilayah perairan laut Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (4/4/2026), sekitar pukul 14.00 WIb.
Peristiwa itu terjadi karena korban diduga terpleset dan jatuh ke laut saat menangkap ikan di kapal KM Wahana Jaya.
Korban yaitu bernama Slamet (51), warga Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, seorang pekerja nelayan kapal motor gardan yang berlabuh di perairan Lampung Timur.
Menurut Ketua Tim (Katim), Basarnas Lampung, mengatakan pihaknya telah menemukan jasad seorang nelayan meningal dunia karena tengelam saat sedang melaut.
“Saat ini jasad korban telah dievakuasi ke daratan untuk diserahkan kepada pihak keluarganya,” katanya. Rezi menjelaskan lokasi kejadian itu diketahui pada titik kordinat 15’13.69″S – 106° 8’29.35″T wilayah sekitar jona PGN Pertamina Lampung Timur, Motor Gardan yang berlabuh di wilayah perairan Lampung Timur.
“Pada waktu itu, KM wahana jaya bertolak dari Dermaga TPI Panibang untuk pergi melaut pada, Jum’at 3 April 2026 sekira pukul 08.00 wib,”katanya.
Selanjutnya pada Sabtu 04 April 2026 sekira pukul 14.00 wib setibanya di titik koordinat 05:24:700-106:04:900 KM Wahana Jaya melakukan tebar jaring untuk menangkap ikan usai itu korban hilang.
“Kami menerima laporan dari ABKnya pukul 16.00 wib, pada Sabtu sore korban atas nama Slamet (51), warga teluk Betung Bandar Lampung yang berprofesi sebagai nelayan kapal motor Gardan hilang saat melaut,”terangnya.
Menurutnya berkat sinergi gabungan antara TNI AL, Basarnas dan Satpol Air Polda Lampung melakukan pencarian korban akhirnya ditemukan di laut Lampung Timur.
“Korban ditemukan di wilayah jona sekitar PGN Pertamina Lampung Timur, dari laporan ABK korban bergeser sekitar 10 mil ke arah selatan dari tempat awal hilangnya korban saat pergi melaut, “ujarnya kembali. (GA/SIS)
Editor: Satriaji








