
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) — Polres Lampung Utara bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi (rakor) guna membahas antispasi dampak perubahan cuaca ekstrim (Al Lino) yang diperkirakan akan terjadi mendatang di Kantor Mapolres setempat, Selasa (14/4/2026).
Rapat kordinasi tersebut dilakukan bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar instansi dalam menghadapi potensi dampak El Nino, seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta krisis air bersih di wilayah Kabupaten Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Iptu Herawati, mengatakan rakor yang dilakukan ini adalah merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan dini terhadap potensi bencana.
“Rakor ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi dampak El Nino. Kami mengedepankan sinergi lintas sektor agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu,” ujar Herawati.
Ia juga menjelaskan pihaknya bersama instansi terkait akan meningkatkan patroli serta pengawasan di wilayah rawan, khususnya terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta lebih bijak dalam penggunaan sumber daya air selama musim kemarau,”katanya.
Menurutnya peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan. Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dan dampak buruk lainnya.
“Dengan dilaksanakannya rapat kordinasi ini, diharapkan koordinasi antar instansi semakin solid sehingga mampu meminimalisir risiko bencana serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Lampung Utara,”harapnya.(GA/HAR)
Editor:Satriaji








