
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Selama dua hari dilakukan pencarian akhirnya Sugio (60), warga Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri, Kabupaten Tanggamus yang tengelam terseret arus Sungai Way Semuong, akhirnya ditemukan tewas di Pantau Muara Hati, Pekon Sukabanjar, Kotaagung Timur, Kamis (16/4/2026), sekitar pukul 08.07 Wib.
Jasad korban ditemukan kondisi mengapung dengan jarak 34 KM dari titik awal terseret banjir dengan titik koordinat penemuan berada di 05°302’58.86″S 104°43’41.75″E.
Kapolsek Wonosobo Kabupaten Tanggamus Iptu Tjasudin mewakili Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan setelah dilakukan pencarian selama dua hari akhirnya korban ditemukan telah meningal dunia kondisi tubuh mengapung di Pantai Muara Hati.
“Jasad korban telah dievakuasi dibawa ke RSUD Bati Mangunang Kota Agung guna diidentifikasi,”ujarnya.
Kapolsek menjelaskan berdasarkan ciri-ciri fisik serta pakaian yang masih melekat yakni kaos berwarna biru tua dan sarung golok milik korban serta dari pihak keluarga meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Sugiyo yang sebelumnya hilang saat memancing.
“Berdasarkan pakaian dan sarung golok yang berada di pinggangnya. Mayat teridentifikasi oleh keluarga bernama Sugiyo warga Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong,” kata Tjasudin.
Kapolsek menambahkan dari pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi, dengan membuat surat pernyataan resmi.
“Mayat selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU Pekon Simpang Bayur,” terangnya.
Diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang bermula pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, saat korban berpamitan kepada anaknya, Agung Widiyanto (26), untuk pergi memancing. (GA/SW)
Editor: Satriaji








