Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus, terima kujungan silaturahmi dan audensi Peguyuban Peternak Laskar Ngarit Rokok Koyo ( PPLNPK) dan Asosiasi Inseminator Buatan (ASIB) di ruangan Kantor Sekretariat Pemkab setempat, Senin (28/8/2023).
Kujungan pengurus organisasi PPLNPK dan ASIB tersebut, di terima oleh Dhani Riza (Kadis Nakbun), Aan Derajat (Kepala BKPSDM), Andriansyah (Sekretaris BPKAD).
Sukarman, Ketua Asosiasi Inseminator Buatan dalam audensi tersebut menuturkan, Laskar Ngarit ini merupakan hasil pembicaraan petugas lapangan dengan peternak, karena hasil panen dan kebun tidak maksimal seperti yang sudah-sudah mayoritas sudah punya ternak.
” Kami ingin disatukan dalam satu wadah, karena peternak ini merasa satu nasib dan memang selama ini dilakukan secara mandiri, baik dari modal maupun mengembangkannya sendiri,”ujarnya.
Sukarman juga mengucapkan terimakasih atas support Sekda Kabupaten Tanggamus yang telah menganggarkan sebanyak 25 unit kendaraan operasional yang dipergunakan untuk petugas lapangan (penyuluh) dan petugas inseminator yang ada di Kabupaten Tanggamus.
“Kami setiap hari door to door kelapangan, karena waktu kami tidak terbatas, kapan saja
Inseminator punya tujuan membantu program pemerintah dalam bidang peternakan karna kami salah satu ujung tombak, kami punya target 1 pekon 500 sapi kalo bisa Tanggamus jadi lumbung ternak,”katanya.
Hal senada dikatakan Mas Bejo (Ketua Paguyuban Peternak Laskar Ngarit Rojo Koyo (PPLNRK), dirinya menjelaskan pada tahun 2021, sudah pernah dibahas terkait laskar ini namun terbentur adanya pandemi covid-19.
“Dengan adanya laskar ini mudah-mudahan peternak di Kabupaten Tanggamus lebih maju,”harapnya.
Dia menjelaskan di tahun 2023, pihaknya sudah tersusun maksud dan tujuan dengan jelas, visi dengan tujuan untuk terwujudnya masyarakat peternak yang mandiri, mapan dan menjaga pencemaran lingkungan.
“Misi kami agar dapat mengembangkan pola pikir peternak agar mewujukdan budidaya peternak yang ramah lingkungan, mewujudkan pola piker peternak yang modern, meningkatkan jaringan pasar peternak , motto kami beternak itu indah dan menyenangkan,”terangnya.
Sementara itu Sekda Kabupaten Tanggamus Drs, Hamid Heriansyah Lubis,M,Si. Mewakili Dewi Handajani, SE, MM, Bupati, mengatakan pihaknya berencana untuk melakukan pengukuhan Paguyuban Peternak Laskar Ngarit Rojo Koyo (PPLNRK di Pekon Banjarmasin Kecamatan Bulok pada tanggal 05 September 2023 mendatang.
“Usulan untuk P3K tahun ini memang sudah ada formasinya, selanjutnya tahun yang akan datang, Pemerintah Daerah akan memfasilitasi usulan penambahan formasi melalui Kementerian PNRB agar diusulkan kembali oleh kepala BKPSDM,”katanya
Pihaknya berharap para peternak yang ada di Kabupaten Tanggamus masuk dalam program prioritas Pemerintah Daerah baik itu ternak sapi maupun kambing dan kedepannya dapat menjadi potensi unggulan dari sektor peternakan dan menjadi pemasok daging yang tertuang dalam 55 Aksi Bupati Tanggamus.
“Pokok-pokok pikiran yang ada pada Laskar Ngarit atau ide-ide yang ada pada Laskar Ngarit ini dengan menyatukan ternak kambing dengan menyatukan dalam satu Kelompok Peternak yang ada perlu kita tempuh dan kita lakukan percobaan mana hasilnya yang lebih baik dibandingkan berada di lokasi sebelah rumah masyarakat yang berjumlah 1 sampai 2 ekor dikarnakan petugas Peternakan sangat terbatas.
“Apa bila cara menyatukan kelompok ternak menjadi satu dari pada masyarakat mempunyai masing-masing ternak 1 sampai 3 ekor, maka kedepannya akan kita coba buatkan 1 percontohan gapoktan,”terangnya.
Selian itu juga untuk mengenai mesin-mesin manu faktur limbah pertanian, dapat kita manfaatkan untuk pakan ternak untuk dapat menjadi Kajian teman-teman penyuluh.
“Dengan adanya Laskar Ngarit ini diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi untuk pelatihan-pelatihan yang telah mempunyai program Kemasyarakatan dan bila perlu mahasiswa peternakan yang sudah masuk semester akhir kita usulkan ditempatkan di Kabupaten Tanggamus, agar dapat melakukan pelatihan-pelatihan terhadap kelompok ternak yang ada di Kabupaten Tanggamus, sehingga kedepannya daerah kita menjadi sembada daging.
Sementara itu, Dhani Riza Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan menyampaikan, nantinya akan ada tambahan kelompok peternak se Kabupaten Tanggamus dan bukan hanya pertanian saja. GA/Suwarno










