Lampung Selatan (Globalasia 48 co.id) – Penyalahgunaan senjata tajam yang melibatkan 30 orang pelajar yang ingin melaksanakan tawuran, mendapatkan trauma healing dan pengecekan kesehatan oleh Polda Lampung, bertempat di GSG kantor Mapolda, setempat, Senin (13/11/2023).
Layanan kesehatan dan trauma healing dari Polda Lampung bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan fisik dan kejiwaan para remaja yang diamankan tersebut. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polda Lampung dalam menjaga generasi muda bangsa untuk menjaga kesehatan mental dan fisiknya.
Menurut Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astuti, mengatakan pihaknya telah melaksanakan kegiatan trauma healing dan pengecekan kesehatan bagi pelajar yang diduga terlibat tawuran dengan menghadirkan para orang tua mereka.
“Pelayanan kesehatan yang diberikan berupa pemeriksaan TTV, pemeriksaan fisik dan pemberian terapi sesuai keluhan dan gejala mereka masing-masing,”ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut didukung oleh bagian Psikologi Biro SDM dan Biddokes Polda Lampung dan kegiatan trauma healing itu diberikan untuk memulihkan gangguan psikologis anak-anak akibat kejadian tersebut. Selian itu, juga dilakukan pemeriksaan urine guna mengecek apakah mereka mengonsumsi narkoba dan 30 orang tersebut hasilnya dinyatakan negatif.
“Untuk itu lah dilakukan guna menghilangkan trauma pelajar terhadap efek tawuran, kami laksanakan kegiatan trauma healing dan penggecekan kesehatan. Dan tadi ada pemeriksaan urine dengan hasil semua negatif,” terang. GA/HAR










