
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id)- Guna mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg menjelang lebaran Idul Fitri 1445 H, pemerintah Kabupaten Lampung Utara, menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji murah di empat titik di Kotabumi setempat, Selasa (9/4/2024).
Salam pemantauan di lapangan, lokasi salah satu pengelola usaha gas elpiji Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi, nampak terlihat tumpukkan gas masih tersisa banyak.
Minat masyarakat untuk mem ni uhi kebutuhan gas elpiji 3 Kg, saat ini cukup tinggi khususnya jelang Idul Fitri 1445 H, terbukti sebelum digelarnya OP gas elpiji hanya beberapa jam tiba telah habis.
“Ya beginilah bang keadaannya, kalau kemarin hanya 2 jam gas datang langsung ludes. Mungkin sudah kemarin membeli, makanya hari ini agak kurang warga yang membeli,” kata pengelola pangkalan, Sardi kepada tim satgas yang meninjau pelaksanaan OP gas elpiji 3 kg itu.
Menurutnya bagi warga yang akan membeli tabung elpiji dikhususkan masyarakat miskin itu dengan syarat menggunakan KTP dan itu pun tidak boleh lebih dari satu, dan dibeli dengan harga sesuai HET yakni Rp 18.000/ tabung.
“Yang tidak membawa foto kopi KTP, tidak akan kita beri,” ujarnya.
Warga mengaku bersyukur dengan adanya operasi pasar gas elpiji 3 kg yang dijual sesuai HET tersebut.
Pasalnya, sebelum ada operasi pasar itu, masyarakat membeli dengan harga mahal dipasaran. Yakni dikisaran Rp25 – 30 ribu/ tabung di warung.
“Kalau biasa beli ya Rp25 – 30 ribu/ tabung, itu pun kalau ada stoknya. Masih susah bang mencarinya,” ujar Mantok, seorang pembeli Eci di titik OP elpiji 3 kg warga Kotabumi.
Menurut Kabag Perekonomian Setdakab Lampura, Biantori bersama Kadis Perdagangan, Hendri mengaku kegiatan itu dilakukan dalam upaya pemenuhan kebutuhan primer masyarakat oleh pemerintah daerah jelang perayaan Lebaran 1445 H.
Ditengah kebutuhan masyarakat tinggi, pemerintah dapat hadir dalam mengakomodir kebutuhannya sehari – hari. Khususnya piranti memasak, untuk keperluan hari raya.
“Alhamdulillah, seperti kita lihat tadi ketersediaan tabung gas elpiji 3 kg melimpah. Dan kita pastikan sampai dengan lebaran ini masih tersedia,” katanya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya jelang lebaran Idul Fitri. Dan untuk pelaksanaan OP tahun, digelontorkan sebanyak 66 ton elpiji bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Tabung ini khusus untuk orang miskin, kalau merasa sudah cukup mampu ya mbok dikurangi penggunaannya dan ganti dengan gas merah,”pinta Kadis Perdagangannya. GA /HAR








