Ternate (Globalasia 48 co.id) – Belasan rumah berada di sekitar kawasan Pantai Bastiong, Kelurahan Bastiong Karance Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) ludes terbakar, Senin (2/10/2022), dini hari.
Diduga sementara sumber api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga setempat.
Kasi Pemerintahan dan Trantib Kelurahan Bastiong Karanca, Samra Hi Badaun, dihubungi di lokasi kejadian, mengatakan saat kejadian belasan rumah terbakar membuat sejumlah warga ( korban, red), berusaha menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke laut karena berada dalam kepungan api.
Menurut dia, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.25 WIT di Kelurahan Bastiong Karance tepatnya di RT 008/RW 003 Kota Ternate, yang merupakan pemukiman padat penduduk di sekitar pantai Bastiong.
Rumah – rumah warga yang terbakar ini berada di atas laut tepi pantai RT setempat, tidak lama usai adanya pemadaman listrik selama beberapa jam.
“Lampu menyala tidak lama langsung terjadilah kebakaran, semua orang berteriak dan lari menyelamatkan diri,” katanya.
Sedangkan, barang–barang peralatan rumah tak bisa diselamatkan karena api dengan cepatnya menyebar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian nahas ini yang ada hanya luka ringan.
“Semua perabotan rumah tangga dan barang – barang hampir semua tak bisa diselamatkan. Rumah ada yang beton juga, tapi kebanyakan terbuat dari papan jadi semuanya hangus,” ujar Samra.
Menurut dia, berdasarkan data kebakaran tersebut menghanguskan sekitar unit 12 rumah yang ditempati 28 KK (kepala keluarga). Warga terdampak kebakaran sementara mengungsi ke rumah tetangga terdekat, berita dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, warga yang terdampak kebakaran tersebut, berdasarkan kepala keluarga, yakni Hamim Gani, Sahria Hamim, Jana Hamim, Masna Abbas, Marni, Ahmad Jais Waiola, Marwan Waiola, Nunung, Suaib Basir, Jain Jamal, Bakri Jamal, Irfan Jamal, Risal Kamarullah, Misna Saleh, Suriati, Udin Waiola, Gendri Ismail, Saian Malan, Erna, Dominggus, Rudi Hamim, Ahmad Yanis/Yani Rasid, Rejeb Husain, Hayatudin Malan, Ridwan Hi. Saleh, Idham Goleng, Mardia Waiola dan Kamarudin Waiola. GA/Antara










