
Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara kembali erupsi dan memuntahkan abu vulkanik hingga lava pijar yang disertai suara dentuman kilat, Kamis (4/7/2024), malam.
Menurut Kepala Badan Geologi M Wafid, dalam keterangan di Jakarta, mengatakan bahwa tinggi kolom abu berwarna kelabu hingga hitam teramati lebih kurang 3.000 m di atas puncak.
“Erupsi yang terjadi tersebut terekam oleh alat seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm,”katanya.
Dia juga mengatakan petugas di pos pengamatan Gunung Ibu di Pulau Halmahera melaporkan dan mengamati lontaran lava pijar setinggi 2 kilometer mengarah ke lereng bagian utara, barat laut dan barat dari puncak gunung api itu yang diiringi suara dentuman dan gemuruh.
“Fenomena erupsi tersebut yang masih berlangsung sejak pukul 22.15 WIT dengan durasi sementara yang terekam lebih kurang 3 menit 50 detik,”ujarnya.
Meski demikian, lanjutnya, Gunung Ibu di Pulau Halmahera tersebut masih berada pada status level III atau siaga.
“Pihak Badan Geologi mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu,”pintanya, berita dikutip dari Antara.
Begitupun jika terjadi hujan abu, masyarakat diharapkan selalu memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya gangguan sistem pernafasan oleh abu vulkanik. GA/Antara








