
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Jajaran Polres Kabupaten Tanggamus meninjau kondisi jembatan darurat yang rusak parah akibat diterjang banjir di aliran Sungai Way Tuba, Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten, Kamis (31/7/2025).
Peninjauan dipimpin oleh Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, SH, bersama sejumlah personelnya dan pegawai Kecamatan BNS, Dewa Ardika serta Sekretaris Desa Pekon Sanggi, Jarmansyah.
Menurut Tjasudin jembatan mengalami kerusakan akibat banjir diketahui adalah jembatan darurat yang dibangun di atas Sungai Waytuba dan menjadi akses utama penghubung antara Pekon Sanggi dan Pekon Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semuong.
“Kondisi jembatan rusak parah dan ambruk hingga tak bisa lagi dilalui akibat banjir beberapa hari lalu,” ujar Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, SIK, MH.
Selain itu, jembatan lainnya yang berada sekitar 100 meter tidak jauh dari lokasi tersebut mengalami kerusakan berat yang sama.
Akibat kondisi jembatan rusak parah, akses jalan pun kini terputus total, sehingga masyarakat dari Pekon Atar Lebar—yang berjumlah sekitar 340 KK—harus berjalan kaki menyusuri bibir sungai dan menyeberang secara manual demi mencapai Pekon Sanggi.
“Situasi saat ini sangat menyulitkan mobilitas warga. Jembatan ini sangat vital. Tanpa akses jembatan tersebut warga harus menempuh jalan kaki dengan risiko tinggi,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, hasil koordinasi dengan, BPBD Tanggamus, BPBD berencana membangun kembali jembatan darurat sebagai solusi sementara untuk memulihkan konektivitas antar pekon.
“Kami berharap segera ada penanganan cepat dari instansi terkait sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan nyaman,” harapnya. (GA/SW)
Editor: Satriaji








