
Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Jajaran Polda Metro Jaya, meringkus tiga orang pelaku begal sepeda motor terhadap seorang calon siswa (casis) Bintara Polri, Satrio (18), di lokasi yang berbeda, Rabu (15/5/2024) dini hari.
Salah satu pelaku tewas ditembak petugas karena melakukan upaya melawan saat ditangkap. Sementara rekan pelaku lainya menderita luka tembak bagian kaki.
Pelaku tewas ditembak berinisial PN yang diketahui sebagai pelaku utama membacok korban dan pelaku AY, berperan sebagai joki serata pelaku MS, berperan mengawasi lingkungan.
“Satu pelaku tewas karena melakukan perlawanan terhadap petugas Jatanras,” kata Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Imam Yulisdianto saat jumpa pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (16/5/2024).
Pelaku PN yang ditembak mati tersebut merupakan pelaku utama yang membacok korban Satrio di Jalan Arjuna, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024) lalu.
Hal senada dikatakan Kepala Subdit 4/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu, penangkapan terhadap para pelaku itu dilakukan di lokasi yang berbeda pada Rabu (15/5/2024) dini hari lalu.
Polisi juga terpaksa melakukan penembakan terhadap pelaku lainnya, AY dan MS karena berusaha melarikan diri.
“Dua orang harus dilumpuhkan dengan menembak di bagian kakinya,” kata Rovan.
Dia menambahkan, para pelaku itu memiliki peran yang berbeda-beda. Yakni, PN sebagai pelaku utama yang membacok korban, AY berperan sebagai joki, MS berperan untuk mengawasi lingkungan sekitar, kemudian C berperan menjual motor korban, dan W berperan sebagai penadah atau yang membeli motor korban.
“Pelaku yang meninggal berada di ruang jenazah RS Polri. Kami akan panggil keluarga tersangka untuk menjemput. Sementara empat pelaku lainnya sudah ditahan di Polda Metro Jaya,” katanya.
Rovan pun mengingatkan kepada para pelaku kejahatan bahwa aparat kepolisian akan bertindak tegas, khususnya pelaku pembegalan karena Polda Metro Jaya telah berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Sementara itu, Dokter Spesialis Ahli Forensik RS Polri, Niken Budi Setiawaty mengatakan pihaknya telah menerima jenazah laki-laki berinisial PN pada Rabu (15/5/2024) malam, dengan luka tembak di bagian dada, dikutip dari Antara.
“Luka tembak peluru masuk dari depan dan keluar dari mengarah ke kiri belakang,” kata Niken. GA/Antara








