
Lampung (Globalasia 48 co.id) – Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk menjaga moralitas dan ketertiban selama bulan Ramadan dan petugas akan terus melakukan razia guna menekan potensi pelanggaran norma sosial dan penyakit masyarakat.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menjaga kesucian bulan Ramadan dan menciptakan situasi kondusif di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat khusunya generasi muda untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan norma agama dan sosial selama Ramadan,” ujar Kombes Pol Yuni, Minggu (9/3/2025).
Ia menambahkan bahwa razia serupa akan terus dilakukan guna mencegah perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami akan meningkatkan patroli dan razia di sejumlah lokasi guna menekan praktik yang berpotensi meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban sosial.
“Kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Jika menemukan indikasi pelanggaran, segera laporkan,” pintanya.
Sementara itu, dalam operasi yang dilakukan Polresta Bandar Lampung, sebanyak 21 pasangan bukan suami-istri diamankan dari dua lokasi penginapan di Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay mengungkapkan bahwa dua pasangan diamankan dari penginapan di Telukbetung Selatan, sementara 19 pasangan lainnya dari penginapan di Jalan Tirtayasa, Sukabumi.
“Mereka langsung dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk didata dan dibina oleh Sat Binmas,” ujar Alfret.
Kapolresta juga mengajak masyarakat menjaga kondusifitas di bulan suci Ramadan.
“Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan menghindari perbuatan yang dapat mencoreng kesucian Ramadan,” haranya.
Pihkanya menegaskan kembali bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban serta menekan praktik yang bertentangan dengan norma sosial, khususnya selama bulan suci Ramadan. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








