Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan hampir satu kwintal narkoba yang terdiri atas 7,5 kilogram sabu-sabu, 87 kilogram ganja dan 1.090 butir pil ekstasi yang disita dari tujuh sindikat barang haram tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M
Syahduddi, menyebutkan barang bukti narkoba tersebut merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, dari Bulan Juli – September 2023.
“Ada beberapa TKP dan juga kasus pengungkapan. Yang pertama, TKP di Tegal Alur, Kalideres, dengan barang (bukti) sebanyak delapan paket pil ekstasi sebanyak 1.090 butir dan tersangka EP,” kata Syahduddi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (25/10/2023) .
Ia menjelaskan untuk mengenai kasus kedua yakni di tempat kejadian perkara (TKP) Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, dengan barang bukti empat paket sabu berat kotor satu kilogram dan tersangka S, A dan W.
“Kemudian kasus ketiga TKP-nya juga di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta dengan barang bukti 15 paket sabu dengan berat dua kilogram dan tersangka TBM, MR dan W,” katanya.
Sementara itu, kasus keempat di Komplek Permata di Kampung Ambon.
“Ini barang buktinya satu paket sabu dengan berat satu kilogram dan tersangka WH,” ujar Syahduddi.
Sedangkan pada kasus kelima, di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan barang bukti empat paket sabu seberat dua kilogram dan tersangka AN dan AM.
“Kemudian yang keenam, TKP-nya wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dengan barang bukti 10 paket sabu seberat 1,5 kilogram dan tersangka AZ, AF dan I,” terang Syahduddi.
Sementara itu, kasus ketujuh, pada TKP di Rest Area KM 45 Tol Merak Jakarta di Balaraja Tangerang, Provinsi Banten, dengan barang bukti 87 paket ganja seberat 87 kilogram dan tersangka S dan MF.
“Ini yang diungkap oleh Polsek Metro Taman Sari,” kata Syahduddi.
Syahduddi menyebut total ada 15 tersangka dari tujuh sindikat diamankan dalam pengungkapan dan hampir semuanya berperan sebagai kurir.
“Rata-rata semua kurir,” katanya, berita dikutip dari Antara.
Pemusnahan dilakukan menggunakan mesin incinerator yang bersuhu tinggi sehingga barang bukti narkoba ini benar-benar habis terbakar tanpa sisa serta tidak menimbulkan efek negatif kepada masyarakat lainnya. GA/Antara










