
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026, Polres Lampung Utara bersama instansi terkait menggelar apel siaga di halaman Mapolres setempat, Selasa (24/2/2026).
Apel siaga dipimpin Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, SH, SIK, MM, MSi, dan dihadiri Wakil Bupati Lampung Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polres, unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Senkom, serta Banser Kabupaten Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, disela-sela kegiatan apel siaga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat khususnya Lampung Utara dan berharap bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama kelancaran pembangunan dan aktivitas sosial. Apel siaga ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud kesiapsiagaan dan komitmen kita menjamin rasa aman bagi masyarakat,” katanya.
Kapolres menjelaskan, Ramadhan membawa perubahan ritme sosial masyarakat, mulai dari aktivitas dini hari hingga malam hari, yang berpotensi menimbulkan dinamika kerawanan kamtibmas. Karena itu, aparat diminta meningkatkan kewaspadaan dan kehadiran di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menekankan ada lima poin penting kepada seluruh jajaran antara lain:
1. Penguatan intelijen dan early warning system Personel intelijen dan Bhabinkamtibmas diminta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, termasuk intoleransi dan gesekan sosial, serta mengedepankan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat dan pemuda.
2. Pengamanan simpul ekonomi dan distribusi logistik Polisi akan memastikan jalur distribusi bahan pokok tetap lancar guna mencegah gejolak harga serta menindak spekulan yang merugikan masyarakat.
3. Patroli di jam-jam rawan Penguatan patroli difokuskan pada waktu ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, dan waktu sahur. Antisipasi dilakukan terhadap kemacetan, balap liar, gang motor, curanmor, hingga potensi gangguan saat kegiatan sahur on the road (SOTR).
4. Humanis dalam pelayanan Personel diminta mengedepankan sikap senyum, sapa, dan salam dalam melayani masyarakat, serta mengutamakan edukasi dalam penindakan pelanggaran ringan.
5. Sinergitas lintas sektoral Seluruh unsur pengamanan diminta memperkuat koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan elemen lainnya guna mewujudkan Ramadhan yang aman dan nyaman.
Menurutnya, keamanan tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.
“Ketika masyarakat beristirahat, kita bekerja. Ketika masyarakat beribadah, kita menjaga. Satu visi, satu misi: Ramadhan aman, ibadah nyaman,” ujar Kapolres kembali.(GA/HAR)
Editor: Satriaji








