
Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id ) – Polres Kabupaten Pesisir Barat mengintensifkan menjaga keamanan masyarakat dengan melaksanakan patroli rutin dan standby sejumlah Posko Way Balak dan Posko Pandang Raya, Krui Selatan, daerah itu, Senin (16/12/2024).
“Langkah ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman, terutama di kawasan yang rawan adanya gangguan binatang harimau liar,” kata Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, Senin (16/12/3024).
Kapolres mengatakan selain menguatkan patroli, pihaknya juga penyampaian himbauan kepada masyarakat, termasuk pegawai Rumah Sakit KH. Muhammad Thohir Pesisir Barat dan keluarga pasien.
Sementara itu, petugas yang melakukan patroli juga mengingatkan warga untuk mengurangi kegiatan yang melibatkan perlintasan di sekitar area tertentu, seperti lintas Harimau, demi keselamatan bersama.
“Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berjalan sendirian di area rawan dan disarankan bergerak secara berkelompok untuk meningkatkan keamanan,”ujarnya.
Untuk mengintensifkan pengawasan, lanjutnya, pihaknya memindahkan dan memasang kamera pengintai (camera trap) di beberapa titik strategis, antara lain lokasi pondasi Kantor Bupati Pesisir Barat yang tidak jadi dibangun, kebun sawit milik Bapak M. Zikwan, hingga area bukaan pemda di atas Labuh Way Pekon Pahmungan.
Kami juga bersiap menyambut kedatangan Tim SKW III BKSDA Lampung yang dijadwalkan akan melakukan survei dan pemasangan perangkap harimau. Hal ini dilakukan menyusul laporan keberadaan harimau liar di beberapa lokasi, yang dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga.
Kapolres Pesisir Barat menegaskan bahwa kolaborasi dengan instansi terkait dan masyarakat akan terus diperkuat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Patroli intensif ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir akan gangguan keamanan,” terangnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mengurangi risiko gangguan keamanan, tetapi juga membangun rasa percaya masyarakat terhadap kehadiran aparat kepolisian sebagai pelindung dan pengayom. ( GA/Riswan )
Editor : Satriaji








