Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Subaru Corp. mengumumkan akan mulai memproduksi kendaraan listrik di Amerika Serikat pada 2027, sebagai bagian dari percepatan perusahaan mobil Jepang menuju kendaraan bertenaga baterai di bawah kepemimpinan presiden baru Perusahaan itu.
“Kami telah memutuskan untuk produksi di Amerika Serikat,” kata Presiden Atsushi Osaki dalam konferensi pers di Tokyo.
Ia menjelaskan mengingat kecepatan pergeseran ke kendaraan listrik di Amerika Serikat dan kami pikir sudah saatnya.
Osaki, yang mulai menjabat sebagai presiden perusahaan pada bulan Juni tersebut, dirinya mengatakan bahwa lokasi produksi masih belum diputuskan, meskipun produksi bersama dengan mitra seperti Toyota Motor Corp masih dipertimbangkan.
“Subaru memiliki tujuan untuk menjual 400.000 kendaraan listrik di pasar AS pada tahun 2028 mendatang dan Perusahaan ini memiliki pabrik di Indiana,”kata Osaki.
Presiden baru ini juga mengungkapkan sejumlah target baru untuk tahun 2030, termasuk rencana menjual 600.000 kendaraan listrik di seluruh dunia, yang menyumbang 50 persen dari target penjualan keseluruhan pada tahun yang sama, dan investasi sekitar 1,5 triliun yen (sekitar Rp159 triliun) dalam elektrifikasi kendaraan.
Sebelumnya, perusahaan ini memproyeksikan bahwa kendaraan listrik dan mobil hibrida akan menyumbang 40 persen dari penjualan global mereka pada 2030, berita dikutip dari Antara
Saat ini, Subaru hanya menjual satu model listrik, yaitu Solterra, yang dikembangkan bersama Toyota. Mereka akan meluncurkan tujuh model kendaraan listrik lainnya pada akhir tahun 2028, kata Osaki. Demikian disiarkan Kyodo, Rabu (2/8/2023). GA/Antara










