
Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id) – Kecelakaan maut terjadi mengakibatkan sebuah Bus Putra Raflesia jurusan Bengkulu—Jakarta masuk kedalam jurang sedalam dan terbakar di jalan raya Lintas Barat daerah Hutan Kawasan TNBBS Tebing Batu, Pekon Ratu Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (11/12/2024), sekitar Pukul 21.00 Wib.
Peristiwa itu, terjadi diduga sopir terlambat memindahkan tranmisi gigi rendah, sehingga kendaraan kehilangan tenaga mengakibatkan bus mundur tak terkendali dan terperosok dalam jurang kedalaman 50 meter.
Akibat kejadian itu, tiga orang diduga tewas terjebak dalam bus yang terbakar dan enam penumpang lainnya dilarikan kerumah sakit karena mengalami luka-luka.
Data yang berhasil dihimpun, korban tewas adalah Adit dan Ahmad Sopian serta korban tewas lainnya masih diidentifikasi. Menurut Kapolres Kabupaten Pesisir Barat AKBP Alsyahendra Alsyahendra saat dimintai keterangan membenarkan adanya kejadian sebuah bus masuk kedalam jurang dan terbakar yang mengakibatkan tiga penumpang tewas dan enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.
“Akibat kecelakaan maut sebuah bus masuk kedalam jurang dan terbakar mengakibatkan tiga penumpang tewas dan enam penumpang lainya mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit,”katanya.
Dia juga mengatakan dari tiga penumpang yang diketahui meningal dunia, satu orang penumpang masih diidentifikasi dan kami mengimbau kepada keluarga atau kerabat untuk menghubungi Polres Pesisir Barat.
“Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan serta kewaspadaan dalam berkendara. Khusus yang berbahaya jalur darah kawasan TNBBS Wilayah Kabupaten Pesisir Barat,”terangnya.
Data korban meningal dunia yaitu Adit dan. Ahmad Sopian dan satu korban tewas lainya masih diidentifikasi.
Sedangkan korban luka-luka yaitu Mansur (46), asal Kampung Pekopen, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi; Hendrik (65), asal Jalan Rawa Kuning, Jakarta Timur;
Putut (35), asal Jalan Pulau Flores, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur;
Tafsir (46), asal Pringsewu;
Karta Jaya Sitepu (50), asal Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi dan
Dese (65), asal Sumbaran Jaya, Kaping, Tangerang. (GA/Riswan).
Editor : Satriaji








