
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Tim Gabungan anggota Polsek Abung Tengah bersama TNI dan BPBD Kabupaten Lampung Utara melakukan evakuasi jasad seorang warga tewas tengelam saat mencari ikan di Bendungan Way Rarem Desa Pekurun Selatan, Kecamatan Abung Tengah daerah itu, Rabu (6/6/2026), sekitar pukul 08.00 WIb.
Korban yang diketahui bernama Aminudin (47), warga Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat Lampung Utara itu, sebelumnya sempat dilakukan pencarian selama dua hari hingga akhirnya ditemukan kondisi telah meningal dan ditemukan tidak jauh saat tubuh korban tengelam saat mencari ikan di Bendungan itu.
Menurut Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Iptu Herawati membenarkan Tim Gabungan Polri bersama TNI dan BPBD serta warga akhirnya menemukan jasad korban yang tengelam di Bendungan Way Rarem ketika sedang mencari ikan.
“Tim Gabungan sebelumnya sempat melakukan pencarian selama dua hari terhadap korban yang tengelam di Bendungan itu, hingga akhirnya ditemukan meningal dunia,”katanya.
Kasi Humas menjelaskan jasad korban telah dievakuasi dilakukan visum hingga akhirnya diserahkan ke pihak keluarganya.
“Saat dilakukan visum jasad korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,”ujarnya.
Sementara itu, peristiwa itu terjadi pada Senin (4/5/2026), lalu dan diketahui pada waktu itu korban pergi mencari ikan dengan cara menyelam dan memanah secara manual sejak pagi hari.
“Namun hingga sore hari, korban tidak kembali ke permukaan dan diduga tenggelam,”terangnya.
Atas kejadian itu, petugas Polsek Abung Tengah bersama masyarakat langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan, Selasa (5/5/2026), dengan melibatkan tim dari BPBD Kabupaten Lampung Utara, namun membuahkan hasil.
Setalah itu, pencarian kembali dilakukan, Rabu pagi (6/5/2026), sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan, terutama dengan metode menyelam tanpa pengamanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan guna menghindari kejadian serupa,” pintanya. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








