
Lampung (Globalasia 48 co.id) – Cuaca buruk yang melanda Pelabuhan Bakauheni dalam beberapa hari terakhir PT ASDP Indonesia Ferry dan pihak kepolisian mengambil langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus penumpang dan kendaraan dengan membatasi penjualan tiket di pelabuhan penyeberangan kapal laut tersebut .
Hal itu dilakukan pihak PT ASDP Bakauheni guna menghindari penumpukan kendaraan yang tertahan akibat kondisi cuaca ekstrem.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Umi Fadillah Astutik, Kamis (5/12/2024), mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan PT ASDP untuk mengatur pemberangkatan penumpang dan mengurangi kepadatan di pelabuhan.
“Sejak kemarin, kami sudah melakukan pembatasan tiket untuk penumpang. Langkah ini juga untuk mengatasi penumpukan kendaraan yang tidak dapat berangkat karena cuaca buruk,” kata Umi.
Dia juga menjelaskan pembatasan tiket tersebut dilakukan setelah adanya warning dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung atas kondisi cuaca ekstrim yang bakal terjadi hingga 7 Desember 2024.
“BMKG menyatakan Cuaca Ekstrim ini akan terjadi hingga 7 Desember mendatang, bahkan bisa lebih. Ini juga salah satu pertimbangan untuk menghindari penumpukan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni ditengah cuaca ekstrim yang terjadi,” ujarnya.
Untuk diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung mengeluarkan peringatan terkait cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di perairan Lampung hingga 7 Desember 2024. Dampak terburuk imbas cuaca ekstrim ini akan terjadinya gelombang setinggi 4 meter diperairan Lampung. (GA/HAR).
Editor : Satriaji








