
Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id) — Bupati Kabupaten Pesisir Barat Dedi Irawan melantik Tedi Zadmiko SKM, SH, MM, menduduki jabatan sebagai Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) berlangsung di Ruangan Lobby Pemkab setempat, Jum’at (7/3/2025 ).
Acara pelantikan tersebut langsung khidmat dan mendapatkan sambutan serta dukungan dari berbagai pihak, terutama kalangan ASN bersuka cita menyaksikan pergantian jabatan Sekretaris Daerah.
Sebelumnya jabatan Sekdakab daerah itu, telah dinanti-nanti dan sempat ada tiga tiga calon peraih nilai tertinggi kompetensi lelang Sekda Pesibar definitif pada tahun 2023 silam.
Pada waktu itu, Tedi Zadmiko merupakan salah satu dari tiga calon Sekda Pesibar definitif, yang berhasil meraih nilai tertinggi dari enam kandidat yang berkompetisi.
Untuk diketahui Tedi Zadmiko, adalah merupakan kandidat kuat dan mendapatkan banyak dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pejabat untuk dipilih menjadi pimpinan Sekda definitif guna mengisi kekosongan jabatan tersebut.
Namun sayang beribu sayang, Tedi Zadmiko yang diharapkan banyak kalangan untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat definitif harus pupus, hal ini disebabkan pengunduran diri tiga peraih nilai tertinggi yang santer diisukan akibat ‘tekanan’ politik.
Hingga akhirnya, kerja keras itu dibayar lunas. walau pun hanya menjadi Penjabat (Pj), perjuangan seorang Tedi Zadmiko berbuah manis, karena wewenang yang akan dijalankan sebagai Pj sama persis dengan wewenang Sekda definitif.
Bukan tanpa alasan, keinginan Tedi Zadmiko menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, berkat kecintaan mendalamnya kepada Negeri Para Sai Batin dan Ulama, untuk menjadi perpanjangan tangan Bupati dalam mengelola pemerintahan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Usai dilantik, Tedi Zadmiko saat dimintai keterangan, Jum’at (7/3/2025), dirinya mengaku bahwa keinginan besarnya untuk menjadi bagian penting dalam jajaran pemerintah daerah untuk membawa Pesisir Barat menuju daerah yang maju dan sejahtera akhirnya tercapai.
“Saya berkomitmen akan mengabdikan dirinya untuk masyarakat sebagai pelayan publik, serta menjaga amanah yang diberikan kepadanya sebagai Pj Sekdakab Pesisir Barat,”katanya.
Menurutnya dengan adanya dukungan dari berbagai pihak kepada dirinya bukan hanya semata-mata sebagai pujian hasrat belaka, melainkan karena kepiawaiannya dalam memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Berbagai macam pencapaian bergengsi hingga ke ajang nasional juga acap kali disandang, seperti piagam tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden Republik Indonesia, piagam penghargaan atas prestasinya mewujudkan Universal Child Immunization (UCI) dan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) 2019 dan 2020.
Selain itu, piagam penghargaan atas prestasinya mewujudkan ketersediaan dan pemerataan sarana Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), piagam penghargaan atas prestasinya mewujudkan seluruh FKTP dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) bekerjasama dengan BPJS.
Sedangkan piagam lainya yakni penghargaan atas prestasinya merealisasikan program merdeka sinyal di wilayah BLANKSPOT, piagam penghargaan atas prestasinya merealisasikan pembangunan 42 website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terintegrasi, serta belasan penghargaan dan prestasi lainnya yang telah disandang selama memimpin OPD.
Dengan kompetensi yang mempuni, baik di bidang kompetensi manajerial, kompetensi teknis, hingga kompetensi sosial kultural, diperkuat pengalaman di beberapa jabatan dari Eselon IV (empat), eselon III (tiga), sampai beberapa kali menduduki posisi strategis pada eselon II (dua) serta pengalaman organisasi diluar pemerintahan.
Hingga Tedi Zadmiko dipercaya mampu untuk mengemban tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat.
Didukung dengan tiga gelar akademik berbeda, Tedi Zadmiko juga diyakini dapat menyelaraskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan instansi, yang tepat guna dan juga tepat sasaran.
Seperti gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), masalah dibidang kesehatan masyarakat merupakan indikator utama dalam mencapai kesejahteraan warga.
Didukung backgroundnya sebagai eks Kepala Dinas Kesehatan, Tedi Zadmiko diyakini mampu membantu Bupati Dedi Irawan dan Wakil Bupati Irawan Topani dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan kesehatan mendesak ditengah warga, dan tentunya dapat merumuskan kebijakan di sektor kesehatan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat Pesisir Barat.
Selain itu, gelar akademik Sarjana Hukum (SH), juga menjadi hal yang sangat penting bagi seorang sekretaris daerah dalam membantu bupati merumuskan Peraturan Daerah (Perda) yang benar-benar selaras dengan Undang-undang, dan tentunya berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Mengenai gelar akademik Sarjana Hukum (SH) miliknya juga tak diragukan kredibilitasnya, hal ini dibuktikan dengan amanah yang dipercayakan kepadanya oleh Universitas Sang Bumi Rua Jurai (Saburai) sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum (IKAFAH) hingga saat ini.
Lalu yang paling penting, gelar Magister Manajemen (M.M.) bagi seorang Sekda memiliki peran strategis dalam pemerintahan daerah. Sebagai motor penggerak birokrasi, Sekda bertanggung jawab atas koordinasi kebijakan, pengelolaan sumber daya, serta efektivitas administrasi pemerintahan.
Dalam menjalankan tugas ini, gelar Magister Manajemen (MM), menjadi bekal akademik yang sangat penting.
Dengan demikian, gelar Magister Manajemen bukan hanya menjadi nilai tambah bagi seorang sekretaris daerah, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (GA/Riswan)
Editor: Satriaji








