Kotabumi (Globalasia 48 co.id)- Dampak El Nino Gerakan Nasional (Gernas) tanam padi di Lampung Utara, baru terealisasi 284 hektar dari terget tanam padi yang ada di daerah seluas 668 hektar.
Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Kabupaten Lampung Utara, Tommy Suciadi, didampingi Kabid Tanaman Pangan DKPTPH, Beniyanto menyatakan realisasi tanam padi sampai Oktober 2023 ini, baru mencapai 284 hektar atau 42,51 persen dari target 668 hektare.
“Hal tersebut disebabkan karena di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Abung Tengah, Desa Pekurun, belum semua melakukan olah tanah karena debit air yang kurang. Sehingga petani masih enggan melakukan olah tanah,” ujar Tommy, Selasa (31/10/2023).
Ia menjelaskan untuk saat ini, program tersebut sifatnya masih mandiri dan yang dilaksanakan petani secara pribadi, untuk bantuan sendiri belum ada.
Sehingga, kedepan dapat diajukan untuk mendapatkan bantuan. Yakni melalui calon petani calon lokasi (CPCL).
“Mereka inikan CPCL, itu yang nantinya kita ajukan kepada pemerintah. Baik itu melalui provinsi, ataupun langsung ke pusat. Untuk saat ini, belum ada bantuan seperti benih dan lainnya,” katanya.
Menurut Beny, untuk sukses dan tercapainya target Gernas, peran penyuluh sangat penting dalam melakukan bimbingan dan pengawalan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat khususnya petani dapat melakukan proses budidaya dengan baik di tengah kondisi iklim yang kering.
“Secara khusus kepala Dinas KPTPH Kabupaten Lampung Utara telah menerbitkan surat keputusan tentang pengawalan program Gernas agar masyarakat tani dapat melakukan proses budidaya dengan baik,” tegasnya.
Menyoal musim penghujan tahun ini, pihaknya masih belum dapat memprediksi mengenai waktu musim tanam. Sebab, berdasarkan laporan dari BMKG, belum dapat dipastikan.
“Kalau kemaren dibilang mulai bulan ini, tapi kenyataannya belum. Begitu pun bulan depan, sehingga kita berharap para petani agar tidak menanam dahulu. Bila tidak ada persediaan air yang mencukupi, karena musim penghujan masih belum tiba disini,” terangnya. GA/HAR










