
Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kabupaten Pesisir Barat, Lampung bergerak cepat mengamankan seorang diduga pelaku perkelahian di ruangan sekolah mengakibatkan seorang pelajar SMPN 12 Krui, Kecamatan Pesisir Selatan, Senin ( 29/9/2025, sekitar pukul 10.20 WIB.
Selain mengamankan pelaku yang masih dibawah umur tersebut, petugas menyita barang bukti satu buah gunting yang diduga dipergunakan untuk melukai korban hingga meningal dunia.
Pelaku yakni berinisial SR (13), warga Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan itu, diamankan usai melakukan penusukan terhadap korban yaitu berinsial JS(13) warga Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi diketahui awalnya korban mendatangi pelaku di ruang kelas VII A. Setelah itu, korban kemudian menendang meja belajar dan mengajak pelaku berkelahi.
Saat itu, korban juga memukul kepala pelaku yang tengah duduk di bangku kelas. Merasa terancam, pelaku mengambil gunting dari laci meja dan menusukkan ke arah korban hingga mengenai pelipis mata kanan, kepala bagian belakang, serta punggung korban.
Akibat luka tusuk tersebut, korban terjatuh dan mengalami pendarahan serius. Oleh guru serta siswa yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Biha, Kecamatan Pesisir Selatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, sayang nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, SIK, MM, melalui Kasat Reskrim Iptu Fabian Yafi Adinata, S.TrK, saat dimintai keterangan membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Mengetahui adanya kejadian itu, anggotanya langsung segera ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa 1(satu) buah gunting yang digunakan melukai korban,”katanya.
Kasat juga menjelaskan saat ini pelaku sudah kami amankan di Polres Pesisir Barat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Pesisir Selatan untuk hasil visum serta membawa Korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan otopsi agar dapat mengetahui Penyebab kematian,”ujarnya.
Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (GA/WAN)
Editor: Satriaji








