
Pesisir Barat (Globalasia 48 co.id) – Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Dr. Drs Agus Istiqlal, SH, M H, menghadiri Safari Ramadhan 1445 Hijriah yang digelar oleh Karang Taruna Pesibar dan Dinas Kesehatan (Dinkes), di Balai Pekon Mon Kecamatan Ngambur, daerah itu, Jum’at (22/3/2024).
Ketua Karang Taruna Pesibar yang menjabat Plt. Kepala Dinkes Pesibar, Suryadi, SIP, MM, dirinya mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dan antusiasme jajaran camat, peratin, hingga pengurus karang taruna dalam mengikuti kegiatan safari Ramadhan yang dilaksanakan setiap tahunnya.
“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat juga menjadi sarana bagi semua pihak untuk meningkatkan silaturahmi dan semangat kekompakan dalam membangun Pesibar kedepannya,”katanya.
Hal senada dikatakan Bupati Agus Istiqlal, mengatakan bahwa bulan Suci Ramadhan merupakan bulan pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan spritual masyarakat sebagai ummat Islam, sehingga mampu memberikan makna ibadah terhadap setiap perilaku dan kegiatan melalui langkah- langkah dan pemikiran yang bersifat fitrah, menuju manusia yang seutuhnya dan memiliki pola pemikiran tauhid, serta berprinsip hanya karena Allah SWT.
“Manusia yang mempunyai kecerdasan spritual akan memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya, mampu mengatasi masalah yang dihadapinya dengan solusi cemerlang sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya serta menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain,”ujarnya.
Dalam momen kegiatan ini, lanjut Bupati, kita dianjurkan untuk selalu peduli terhadap keadaan kehidupan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang berada di sekeliling kita.
Karena kpedulian sosial merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya, yang pada intinya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab mendorong lahirnya kepedulian dalam ruang lingkup yang luas baik dalam keluarga, tetangga dan masyarakat.
“Kebiasaan berbagi dan berempati akan melahirkan sikap saling kenal mengenal, menjalin keakraban dan l tolong menolong serta saling membantu maupun memudahkan untuk mendeteksi jika keluarga dan tetangga kesusahan dan kesedihan,”ujar dia kembali.
Menurut Bupati Agus Istiqlal , bulan suci Ramadhan bisa disebut sebagai bulan silaturrahmi karena didalamnya terdapat momen dan jalinan kebersamaan antar sesama muslim seperti dalam ibadah shalat tarawih berjamaah, shalat witir berjamaah, dan ibadah lainnya yang dilakukan secara bersama.
“Sehingga makna silaturrahmi yang dilakukan pada Ramadhan, selain akan menumbuhkan semangat sosial dengan ikatan spritual, juga akan menumbuhkan kepuasan batin bahwa kehidupan bersama harus tetap di jaga, dipupuki, distimulasi, dan dikembangkan dalam ekspresi keberagamaan,” terang Bupati Agus Istiqlal.
“Dalam rangka implementasi nilai itulah maka Pemkab Pesibar melalui tim Safari Ramadhan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk sikap dan peran pemerintah dalam membangun tali silaturrahmi antar sesama, khususnya sesama umat muslim di Pesibar. GA/Riswan








