
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Sinergitas Polsek Limau bersama Koramil Cuku Balak mendampingi Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, meninjau dan memantau langsung kondisi jalan yang terdampak longsor di Pekon Tegineneng dan Pekon Padang Ratu, Kecamatan Limau, daerah itu, Senin (8/9/2024).
Kondisi terjadi longsor yang sebelumnya sempat membuat jalan tidak dapat dilalui kendaraan, kini telah dapat dilalui setelah para anggota polri dan TNI bersama petugas BPBD pemerintah daerah bergotong royong membersihkan matrial longsor dengan mengunakan alat berat .
Sinergitas yang ditunjukkan di lapangan ini menjadi bukti bahwa TNI-Polri bersama pemerintah daerah selalu hadir untuk masyarakat.
Menurut Kapolsek Limau Iptu Dedi Yanto mengatakan bahwa kendaraan roda dua dan roda saat sudah bisa melintasi meski dengan kondisi jalan licin.
“Alhamdulillah, jalur yang sebelumnya tertutup kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun harus berhati-hati karena jalanan masih licin,” kata Yanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.
Hal senada dikatakan Wabup Agus Suranto, pihaknya mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk peran aktif TNI-Polri yang sigap mendukung penanganan pasca longsor.
“Kami berharap kolaborasi semacam ini terus dipertahankan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Agus Suranto.
Sementara itu, Kepala BPBD Irvan Wahyudi, mencatat ada jumlah titik longsor di jalur Kota Agung Timur–Limau bertambah, sebab pada hari Minggu, 7 September 2025, ada tujuh titik longsor, namun tadi kembali longsor sebanyak dua titik.
“Jadi pagi ini total ada sembilan titik longsor, ada beberapa titik sudah finishing dan dapat dilalui, sudah bersih dari material lumpur dan bebatuan,” kata Irvan Wahyudi.
Irvan mengimbau kepada masyarakat yang melintas di jalur tersebut agar ekstra hati-hati.
Pasalnya, kondisi jalan yang licin dan masih terdapat sisa material dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
“Kami bersama tim akan terus berupaya mempercepat pembersihan agar jalur transportasi kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu,” tandasnya. (GA/HAR)
Editor : Satriaji








