Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Polsek Sumberejo, Kabupeten Tanggamus, bantah adanya korban curas kendaraan yang sempat viral di media sosial terpantau netizen di daerah itu.
Menurut Kapolsek Sumberejo Polres Tanggamus, AKP M. Yusuf, Sabtu (16/9/2023), pihaknya telah memastikan bahwa di wilayah hukumnya tidak ada kejadian korban kekerasan atau curas kendaraan.
“Pihaknya telah melakukan penelusuran di Pekon Sidomulyo, Sumberejo seperti yang ditulis netizen di beberapa group facebook dengan lampiran foto korban luka sayat di leher. Semua itu, tidak benar dan ada kejadian yang terjadi atau hoax,”katanya.
Ia juga menjelaskan narasi dan fotonya yang menyebut adanya curas kendaraan modus begal di wilayah Sumberejo tersebut tidak benar dan hasil kroscek diketahui bahwa kejadian curas dengan korban sopir mobil itu benar terjadi di wilayah Lampung Selatan.
“Setelah kami kroscek kejadian itu di Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, yang terjadi pada Jumat (15/9/2023) sekitar pukul 01.30 WIb dan korbannya adalah seorang sopir travel,”terangnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar untuk menghindari informasi terus menyebar dan meminta netizen agar cerdas dalam bermedia sosial, tidak mudah percaya informasi yang tidak dapat di pertanggung jawabkan.
“Kami imbau netizen tidak membuat narasi yang menyesatkan. Apa bila ada yang tidak jelas atas informasi, silahkan menanyakan kepada petugas kepolisian terdekat, Polsek atau pun media sosial Polres Tanggamus,” pintanya.
Hal senada dikatakan Kakon Sidomulyo, Sumberejo, Sunardi, mengatakan bahwa kejadian curas kendaraan yang beredar di media sosial bukan terjadi di daerahnya.
“Saya tegaskan bahwa berita pembegalan yang dinarasikan terjadi di pekon sidomulyo, itu tidak benar atau hoax,” katanya.
Dia menyarankan kepada masyarakat Pekon Sidomulyo dan sekitarnya agar tidak terpengaruh dengan berita yang tidak jelas.
“Selaku Kepala Pekon, saya mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas,”tegasnya. GA/Suwarno.










