
Lampung Selatan (Globalasia 48 co.id) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2024, Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol. Ardisyah Daulay bersama Direktur Polairud Kombes Pol Boby Paludin Tambunan melakukan peninjauan kesiapan guna pengaman Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (11/12/2024).
Kunjungan kali ini, para pejabat Polda diterima langsung oleh General Manager PT ASDP, Syamsudin.
Selain meninjau Dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni, rombongan juga mengunjungi Dermaga Wika Beton yang direncanakan akan dioperasikan selama masa angkutan Nataru Tahun 2024-2025.
Menurut Syamsudin, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana kontinjensi, salah satunya adalah mengoperasionalkan Dermaga Wika Beton. Hal itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan padatnya operasional Pelabuhan Merak.
Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi saat Idulfitri lalu, Pelabuhan Merak kerap meminta tambahan kapal untuk merapat ke Bakauheni menggunakan metode Tiba Bongkar Berangkat (TBB).
“Dengan demikian, jika permintaan serupa terjadi selama Nataru, kapal-kapal dapat diarahkan ke Dermaga Wika Beton untuk memperlancar arus penumpang,”katanya.
Hal senada dikatakan Karo Ops Polda Lampung, Kombes Pol. Ardisyah Daulay, mengatakan pihaknya juga turut menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang.
“Koordinasi antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk PT ASDP, TNI, dan pemerintah daerah, menjadi kunci untuk memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan dan kelancaran arus lalu lintas laut selama Nataru,” tegas Ardisyah.
“Kamu siap mengamankan Nataru 2024 dan telah membuat perencanaan pengamanan Nataru 2024. Dengan sinergitas semua pihak diyakini perayaan Nataru 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan damai,”terang dia kembali.
Selain itu, menurut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Umi Fadillah Astutik, menambahkan bahwa Polda Lampung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa Nataru.
“Sinergi antara Polda Lampung dan pihak terkait sangat penting untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Nataru. Operasional Dermaga Wika Beton merupakan salah satu langkah antisipatif kami untuk mengurai kepadatan,” ujar Umi.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan Pelabuhan Bakauheni untuk mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tertib dan bersabar dalam menggunakan fasilitas pelabuhan agar perjalanan selama Nataru dapat berlangsung aman dan nyaman,” tambahnya.
Dengan langkah antisipasi seperti pengoperasian Dermaga Wika Beton, diharapkan arus lalu lintas laut dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (GA/HAR).
Editor : Satriaji








