
Lampung (Globalasia 48 co.id) – Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2025 di wilayah Lampung berakhir dan sebanyak puluhan ribu pelanggar lalu lintas terjaring hingga mendapat ditindak sanksi teguran, Senin(24/2/2025)
Selama 14 hari Operasi Keselamatan Krakatau 2025, dimulai tanggal 10 hingga 23 Februari itu, tercatat sebanyak 33.300 pelanggar.
Selama operasi berjalan data kecelakaan di wilayah Provinsi Lampung terjadi penurunan sebanyak -2,17 % dan Korban Meninggal Dunia mengalami penurunan sebanyak -47,06%
Menurut Dir Lantas Polda Lampung Kombes Pol. Medyanta, selaku Kepala Operasi Keselamatan Krakatau melalui Kabid Humas Kombes Pol. Yuni memaparkan hasilnya,
“Adapun hasilnya yaitu terdiri dari tilang manual sebanyak 381 pelanggar , tilang etle statis sebanyak 205 pelanggar, sedangkan pelanggar yang menerima teguran sebanyak 32.714 pelanggar dan dengan jumlah total sebayak 33.300 pelanggar,” terangnya.
“Terima kasih kepada para personel operasi yang sudah bekerja secara profesional di lapangan sehingga berdampak kepada turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan juga menurunnya korban yang meninggal dunia,”kata Yuni.
Pihaknya berharap kepada masyarakat dengan berakhirnya operasi keselamatan ini, diharapkan meningkat nya kesadaran dan kepatuhan masyarakat tentang budaya tertib dan disiplin berlalu lintas dan menjadikan tertib sebagai kebiasaan dan gaya hidup.
Masyarakat diharapkan turut berpartisipasi dalam menjaga Kamseltibcar lantas untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, nyaman dan kondusif.
“Meski operasi keselamatan telah selesai diharapkan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari Operasi keselamatan ini, tinggalkan kebiasaan yang lama yang dapat melanggar dan mengganggu ketertiban lalu lintas”, tutupnya. (GA/HAR)
Editor: Satriai








