
Jakarta (Globalasia 48 co.id) – Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche mengatakan tersangka penembakan di acara White House Correspondents Dinner diduga menargetkan anggota administrasi Presiden AS Donald Trump. Namun pihak Kejaksaan hingga saat ini belum mengungkap staf administrasi Trump yang menjadi target itu.
“Tampaknya tersangka menargetkan anggota administrasi. Kami belum memiliki detail spesifik tentang anggota administrasi tertentu, kecuali bahwa kami memahami bahwa itu adalah tujuan dan targetnya,” kata Blanche kepada Dana Bash dari CNN, seperti dikutip CNN, Minggu (26/4/2026).
Dugaan target ini diungkap setelah penegak hukum melaksanakan sejumlah surat perintah penggeledahan semalam.
Insiden ini terjadi pada Sabtu (25/4/2026), malam, saat Trump menghadiri makan malam dengan asosiasi jurnalis Gedung Putih di hotel Hilton Washington DC. Penembakan kemudian terjadi di luar ballroom yang menjadi lokasi acara.
Saat kejadian itu, orang-orang yang hadir di dalamnya diarahkan untuk sembunyi di bawah meja atau merebahkan tubuh di lantai. Agen secret service langsung berlarian ke arah Trump dan Melania yang ada di atas panggung.
Pada waktu itu mereka langsung mengevakuasi keduanya. Selain Trump, Wapres AS JD Vance juga langsung dievakuasi.
Sementara itu, agen keamanan juga tampak mengevakuasi Ketua DPR AS Mike Johnson, Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F Kennedy dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Mereka dibawa ke lokasi aman.
Pelaku penembakan telah ditangkap dan diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen. Dia merupakan pria berusia 31 tahun dari California. (GA/Red)








