
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Jajaran Polres Lampung Utara mengevakuasi jasad seorang warga di area perkebunan sawit Desa Curup Guruh Kagungan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten setempat, Selasa (2/6/2026) malam.
Pada tubuh korban tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan dan dugaan sementara meningal dunia karena menderita sakit.
Korban diketahui bernama Toni (63), warga Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan diwakili Kasi Humas Iptu Herawati, membenarkan ditemukannya jasad seorang warga di areal tengah kebun sawit.
“Saat ini jasad korban telah dievakuasi di bawa ke RSUD Ryacudu Kotabumi untuk menjalani visum guna mengetahui penyebab meninggalnya korban,”katanya.
Ia menjelaskan dari hasil keterangan pihak keluarga korban diketahui, sebelumnya korban sempat berpamitan untuk melakukan aktivitas rutinnya mencari dan memasang jerat ayam hutan di kawasan perkebunan sawit.
Namun pihak keluarganya mulai khawatir karena korban tidak kunjung pulang dan sulit dihubungi dan bersama sejumlah warga melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di area perkebunan sawit.
“Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh Tim Inafis Sat Reskrim Polres Lampung Utara bersama dokter jaga UGD RSUD HM Ryacudu, diketahui tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,”terangnya.
Sementara itu mengenai barang-barang milik korban, seperti sepeda motor, telepon genggam, dompet, tas ransel, alat jerat dan barang lainnya juga masih berada di sekitar lokasi ditemukan jasad korban.
Dari keterangan yang didapat juga diketahui sebelumnya korban pernah menjalani pengobatan karena mengeluhkan sakit pada bagian dada.
“Informasi yang kami peroleh dari keluarga, korban beberapa hari sebelumnya sempat berobat dengan keluhan sakit di bagian dada.
Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, namun proses penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang ada,” terang dia kembali.
Ditemukannya korban meninggal dunia, pihak keluarga sendiri telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan atas hasil pemeriksaan awal. Keluarga juga berencana membuat surat pernyataan penolakan autopsi. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








