
Pesisir Barat (Globalasia.48 co.id- Petugas Polres Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengevakuasi jasad seorang pria tewas gantung diri di sebuah gubuk di Gg. SDN 10 Krui Pemangku Suka Tani Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah, setempat, Sabtu (18/5/24)
Belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Korban adalah Panji Warobun Ghofur (26), warga Desa Bandara Agung, Banjir, Way Kanan itu, ditemukan dalam posisi tubuh tergelatung leher terikat mengunakan seutas tali dalam gubuk .
Kapolres Kabupaten Pesisir Barat AKBP Alsyahendra melalui Kasi Humas Ipda Kasiyono, mengatakan belum diketahui pasti motif kejadian itu hingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Korban meningal dunia murni gantung diri dan pada tubuhnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,”katanya.
Dengan ditemukan jasad korban tersebut, pihaknya langsung mengevakuasi korban di bawa ke Puskemas setempat guna dilakukan visum.
Dia juga menjelaskan dari keterangan sejumlah saksi-saksi baik istri korban dan warga diketahui sebelum kejadian itu beberapa hari lalu korban mengendarai sepeda motor ke rumah mertua istri korban.
Namun tiba di rumah mertuanya dirinya tidak bertemu baik itu dengan istri korban maupun mertuanya yang sedang pergi ke SP 6 Ngabur.
“Tanpa disangka oleh istri korban dan orang tuanya beberapa hari kemudian mereka mendapat kabar suami korban bernama Paji ditemukan tewas mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,”ujarnya.
Dari keterangan keluarga korban juga diketahui selama dua bulan terakhir ini korban yang berkerja sebagai pencari rongsok kerap melamun dan merenung karena usaha rongsoknya merugi.
“Atas kejadian itu keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan membuat pernyataan oleh istri korban yang disaksikan Peratin Rawas,”terangnya.
Sementara itu, dari hasil identifikasi pada jasad korban tidak ditemukan tanda kekerasan dan kondisi lidahnya tampak menjulur, tampak bekas jerat tali di bagian leher, terdapat keluar kotoran dari anus dan cairan dari kemaluannya. GA/Riswan
Editor: Satriaji








