
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus mengakibatkan aliran sungai meluap dan merendam pemukiman warga di Pekon Soponyono dan Pekon Way Liwok daerah itu, Kamis (28/8/2025).
Selain faktor curah hujan tinggi, banjir ini juga diperparah oleh kondisi geografis dusun yang berada di dataran rendah serta aliran tiga sungai besar, yakni Way Ngarip, Way Liwok, dan Way Belimbing, yang bermuara di daerah tersebut.
Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Kabupaten Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB membuat debit air sungai meningkat tajam.
Akibatnya, tanggul, drainase, serta daerah resapan tidak mampu menampung air sehingga meluap ke permukiman warga.
“Di Pekon Soponyono, sementara tercatat 97 rumah tergenang dengan ketinggian air sekitar 20 cm. Sedangkan di Pekon Way Liwok, ada 35 rumah terdampak dengan genangan air hingga 30 cm,” kata Tjasudin.
Kapolsek menyebut, meski sempat merendam puluhan rumah, sejauh ini tidak ada korban jiwa. Kerugian material masih dalam pendataan bersama pemerintah pekon setempat.
“Menurut warga, air mulai masuk ke pemukiman sejak pukul 08.00 WIB dan sempat mencapai betis hingga lutut orang dewasa, namun kini berangsur surut meski hujan masih turun dengan intensitas sedang,” ujarnya.
Kapolsek mengungkapkan pihaknya melakukan patroli dialogis dan monitoring ke lokasi terdampak, juga berkoordinasi dengan pemerintah pekon, BPBD Tanggamus, serta tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas untuk melakukan langkah-langkah penanganan.
“BPBD Kabupaten Tanggamus sudah turun ke lokasi untuk evakuasi dan membantu warga terdampak. Saat ini kondisi air sudah mulai surut, namun kami tetap mengingatkan warga untuk waspada, terutama terkait bahaya aliran listrik di rumah yang masih tergenang,” tambahnya. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








