Jawa Tengah (Globalasia 48 co.id) – Pelaksana tugas Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi, melakukan panen raya dan tanam padi di Desa Kawangwuni Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam rangka mengejar target produksi beras 35 juta ton pada 2024.
Arief Prasetio usai melakukan panen raya di Kabupaten Sukoharjo, Selasa (24/10/2023), dirinya mengatakan produksi beras tahun 2023 (ASEM) sebesar 30,9 juta ton, turun dibandingkan tahun 2022 sebesar 31,54 juta ton. Oleh karena itu, pihaknya Kementerian Pertanian menargetkan produksi beras 35 juta ton di tahun 2024, guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Saya yakin percaya Insya Allah kalo kita kerjakan pertanian kita dengan benar, angka 35 juta ton tahun depan Insya Allah akan terlaksana,” katanya.
Arief juga menyebutkan, pihaknya bersama semua pemangku kepentingan terus menggenjot serapan beras petani hingga Desember 2024.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog terus melakukan langkah intervensi dengan membanjiri Pasar Induk Beras Cipinang dengan stok beras Bulog, sembari terus melaksanakan Gerakan Pangan Murah, penyaluran bantuan pangan beras secara masif, dan optimalisasi penyaluran beras beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pasar) dengan harga Rp10.900 per kilogram,” terangnya.
Ada pun serapan beras dari petani, lanjutnya, hingga saat ini sebesar 878.980 dan stok beras di Perum Bulog per 23 Oktober 2023 sebesar 1.501.353 ton (termasuk beras komersial).
“Ini yang harus kita dorong terus, mumpung ini masa tanam I mulai November-Desember, kita siapkan semuanya dengan baik,” terang dia kembali.
Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) BPS amatan Agustus 2023, diproyeksikan luas panen September 790 ribu hektar, luas panen Oktober 726 ribu hektar, dan luas panen November 528 ribu hektar, berita dikutip dari Antara.
Prognosa panen bulan Januari-November 2023 sebesar 9,87 juta ha dengan produksi 29,47 juta ton beras. Adapun besarnya konsumsi beras 28,00 juta ton beras, sehingga terdapat surplus 1,47 juta ton beras. GA/Antara










