
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Sat Lantas Polres Lampung Utara melakukan olah tempat kejadian perkara pasca terjadinya kecelakaan beruntun mobil Toyota Calya Nopol F-1324-AAA dengan Truk Mitsubishi B-9318-BYY dan Sebuah Bus Mitsubishi B-7696-AU di Jalan Lintas Sumatra 11-19 Desa Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten setempat, Senin (4/8/2025).
Peristiwa itu, mengakibatkan seorang sopir mobil Toyota Calya diketahui meningal dunia dilokasi kejadian dan beberapa pengendara lainya mengalami luka yang kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, olah TKP dilakukan sebagai langkah awal dalam melakukan penanganan kejadian itu dan untuk mengungkap secara keseluruhan penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
Kegiatan olah TKP tersebut langsung dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Joni Carter bersama Unit Gakkum Satuan Lalulintas Polres setempat.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas AKP Budiarto, menyampaikan bahwa olah TKP menjadi tahapan penting dalam mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan, yaitu Toyota Calya, Mitsubishi Fuso dan Bus.
“Olah TKP laksanakan secara menyeluruh untuk merekonstruksi kejadian dan mendapatkan gambaran teknis yang akurat. Ini adalah langkah awal dalam proses penyelidikan untuk mengetahui faktor penyebab utama kecelakaan,” ujar Budiarto.
Ia menjelaskan kegiatan ini melibatkan pendataan saksi dan dokumentasi posisi kendaraan serta pengumpulan barang bukti dari lokasi kejadian.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang yakni supir mobil Toyota Cayla dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara beberapa lainnya mengalami luka ringan dan luka berat.
Kemudian penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para pengemudi, saksi-saksi di lapangan, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Penanganan dilakukan secara profesional dan transparan sesuai prosedur.
“Kami tegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan kesempatan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan investigasi secara menyeluruh,” jelasnya. (GA/HAR)
Editor: Satriaji








