
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Tim Inafis Polres Kabupaten Tanggamus dan Polsek Wonosobo dibantu warga melakukan evakuasi ditemukannya mayat laki-laki paruh baya dalam gubuk tengah kebun buah coklat (kakao), di Dusun IV Hampatoh, Pekon Pekon Balak, Kecamatan Wonosobo, setempat, Selasa (11/11/2025).
Korban ditemukan dalam kondisi tubuh terlentang dan diperkirakan tiga hari meningal dunia sebelum ditemukan dan dugaan sementara korban menderita sakit.
Menurut Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu Primadona Laila, SH mewakili Kapolres Rahmad Sujatmiko, Rabu (12/11/2025), mengatakan korban diketahui bernama Bastami (70), warga Pekon Tanjung Kurung, Kecamatan Wonosobo.
“Proses evakuasi dilakukan dengan cara ditandu sejauh sekitar 5 kilometer melalui jalur berbukit dan terjal hingga ke titik penjemputan ambulans Pekon, dibawa ke rumah duka,” kata Primadona Laila.
Kasi Humas menjelaskan, jasad korban pertama kali diketahui oleh Ferdinan (27), cucu korban pada saat hendak mengantarkan tangki semprot pesanan sang kakeknya.
“Namun alangkah terkejutnya setibanya di gubuk mencium bau busuk dan dilihatnya sosok tubuh yang diketahui kakeknya kondisi telah meningal dunia,”ujarnya.
Mengetahui hal itu, Dia langsung memberitahukan kepada ayahnya Abdullah (41), sekaligus menantu korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Pekon Tanjung Kurung serta kantor Polsek Wonosobo.
Tim Inafis yang terjun kelokasi mengamankan barang milik korban berupa celana training berwarna hitam berlis hijau yang dikenakan korban serta sebuah handphone.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diperkirakan korban telah meninggal dunia selama tiga hari, mengingat kondisi tubuh yang mulai membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.
“Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit, sebagaimana disampaikan pihak keluarga bahwa korban memang memiliki riwayat sakit,” ungkapnya.
Kasi Humas menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.
“Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas bersama aparatur pekon melaksanakan takziah ke rumah duka serta memastikan seluruh administrasi penolakan autopsi telah dilengkapi,” tandasnya. (GA/SW)
Editor: Satriaji








