
Lampung Timur (Globalasia 48 co.id) – Seorang narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan), Kelas II B Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, berhasil melarikan diri diduga cara mengelabuhi petugas jaga di Rutan tersebut, Kamis (5/3/2026), lalu.
Hingga saat ini pihak rutan belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait peristiwa dan dugaan peristiwa itu terjadi karena kelalaian petugas jaga hingga menyebabkan seorang napi dengan mudah kabur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya, seorang napi warga binaan yang kabur adalah berinsial bernama WN, warga Tanjung Aji Unit II, Kecamatan Rawa Jitu, diduga melarikan diri dari dalam rutan pada hari kamis pagi, 5 maret 2026 lalu.
Sumber tersebut menyebutkan, WN diketahui merupakan tahanan pendamping (tamping) yang mendapat kepercayaan membantu sejumlah pekerjaan di dalam lingkungan rutan. Saat kejadian, ia diduga sedang membersihkan ruang pendaftaran di area Pintu Pengamanan Utama (P2U).
“Dia sedang mengepel di ruang pendaftaran dekat P2U. Sepertinya saat itu tidak ada pengawasan. Diduga dia kemudian memanfaatkan kesempatan dengan meloncat pagar depan rutan,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Atas dugaan adanya seorang napi kabur, pihak Rutan Kelas II B Sukadana, Lampung Timur, pada Senin 9 maret 2026 untuk melakukan konfirmasi langsung kepada pihak rutan. Namun, petugas yang ditemui bungkam dan enggan memberikan keterangan.
Menurut salah seorang petugas jaga di area P2U Rutan Kelas II B Sukadana, Muslih, mengatakan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan kepada wartawan.
“Maaf pak, kami tidak bisa memberikan keterangan karena Pak KPR sedang keluar,” ujarnya singkat.
Hal senada juga disampaikan oleh petugas Sentra Pelayanan Rutan Sukadana, lainya yakni Satria mengatakan saat ini pejabat yang berwenang saat itu tidak berada di tempat.
“Kami tidak bisa memberikan keterangan. KPR sedang melakukan pengejaran di luar,” katanya.
Sementara itu, adanya sikap bungkam dari pihak Rutan Kelas II B Sukadana tersebut, memunculkan berbagai pertanyaan terkait kronologi kaburnya warga binaan tersebut serta sistem pengamanan di dalam rutan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rutan Kelas II B Sukadana, terkait peristiwa tersebut maupun perkembangan upaya pencarian terhadap narapidana yang diduga melarikan diri. (GA/SIS)
Editor: Satriaji








