
Tanggamus (Globalasia 48 co.id) – Kapolsek Wonosobo, Kabupaten Tanggamus Iptu Primadona Laila mengunjungi kediaman Evina Diah (18), seorang warga yang menjadi korban melakukan identifikasi dan pemantauan terhadap peristiwa serangan buaya di Sungai Way Semaka, Pekon Kali Sari, Kecamatan Wonosobo, daerah itu.
Korban sebelumnya sempat dilarikan ke Puskemas, untuk mendapatkan perawatan akibat luka bagian kaki terkena gigitan buaya dan beruntung nyawanya dapat diselamatkan.
Menurut Primadona Laila , Rabu (114/10/2026), mengatakan ia bersama anggotanya mengunjungi rumah korban untuk memastikan kondisinya akibat luka serangan buaya dan hal ini juga adalah wujud kepedulian kepolisian terhadap warga yang tengah mengalami musibah.
“Saat ini kondisi korban berangsur membaik dan sebelumnya sempat dilarikan ke Pukesmas untuk menjalani perawatan,” katanya.
Ia menjelaskan pihaknya telah mengidentifikasi korban dan diketahui bernama Evina Diah Ayuningsih, remaja berusia 18 tahun, warga Pekon Kalisari, Wonosobo.
“Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada kaki kanan hingga memerlukan jahitan sepanjang kurang lebih 20 sentimeter. Korban telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Banjar Negoro,” kata Primadona Laila, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH. Hudi Arif.
Sementara itu, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 13 Oktober 2023, sekitar pukul 16.30 WIB, pada waktu korban bersama ibunya serta seorang tetangganya sedang mencuci pakaian di aliran sungai setempat.
Selang beberapa menit korban beraktifitas, secara tiba-tiba, seekor buaya menggigit kaki kanan korban, sehingga korban berteriak meminta tolong.
Melihat anaknya diserang buaya, ibu korban langsung meraih tangan putrinya dibantu tetangganya sehingga buaya melepaskan gigitan.
“Usai kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Banjar Negoro untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di aliran Sungai Way Semaka, sebab kawasan tersebut disinyalir kerap menjadi lokasi kemunculan buaya.
“Kegiatan di sungai semaka berisiko mengalami serangan serupa, kami imbau warga tidak beraktivitas di Sungai Way Semaka,”terangnya. (GA/SW)
Editor: Satriaji


