
Lampung Utara (Globalasia 48 co.id) – Seorang remaja tewas tertabrak kereta api (KA) Stabas di jalur rel doubel track Desa Banjar Wangi, Kotabumi Utara, Lampung Utara, Senin (1/4/2024) siang.
Kejadian itu, ditangani aparat kepolisian setempat dan Polsuska serta jasad korban dievakusi ke- rumah sakit.
Korban berinisial RP (9), warga Dusun Talang Harapan Kotabumi Udik, Lampung Utara, tewas di lokasi kejadian kondisi luka parah.
Kapolsek Kotabumi Utara AKP Farikhin mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, SH, SiK, MSi membenarkan adanya seorang anak remaja tewas ditabrak kereta api (KA) Stabas RI jalur rel doubel track Desa Banjar Wangi.
“Atas kejadian itu pihaknya bersama petugas Polsuska langsung mengevakusi jasad korban kerumah sakit Ryacudu Kotabumi,”ujarnya.
Kapolsek menjelaskan dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian itu diketahui, awal korban bersama saksi RT (teman korban), sedang menggiling paku di rel jalur Kereta Api Dusun 01 Desa Banjar Wangi Kotabumi Utara.
Pada saat itu korban berdiri ditengah-tengah jalur rel Kereta Api yang mana jalur tersebut adalah jalur doubel track. Sedangkan saksi berdiri di pigir rel, tidak lama kemudian bunyi suara Kereta Api dan saksi berusaha memanggil korban untuk pergi dari lokasi tersebut akan tetapi korban tetap berdiri ditengah-tengah rel.
“Saat yang bersamaan datang kereta api (KA) Stabas dari arah Baturaja menuju Kotabumi dengan bunyi bel besar dan korban tertabrak dari arah belakang hingga korban mengalami luka parah sehingga korban meninggal di tempat,” jelasnya. GA/HAR








